Rabu, 10 Juni 2026 21:57

Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan Antoine Ripoll, Minister Counsellor for Parliamentary and Civil Society Relations pada Delegation of the European Union to ASEAN, di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan Antoine Ripoll, Minister Counsellor for Parliamentary and Civil Society Relations pada Delegation of the European Union to ASEAN, di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Uni Eropa menilai Makassar sebagai gerbang strategis Indonesia Timur. Kunjungan Delegasi Uni Eropa membuka peluang investasi, kerja sama pendidikan, hingga penguatan hubungan internasional.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kota Makassar semakin diperhitungkan di mata dunia. Dalam kunjungan resmi Delegasi Uni Eropa ke Balai Kota Makassar, peluang besar kerja sama internasional hingga investasi strategis untuk kawasan Indonesia Timur mengemuka. Bahkan, muncul wacana agar Makassar menjadi salah satu destinasi utama kunjungan Duta Besar Uni Eropa yang baru, sekaligus membuka peluang penguatan representasi diplomatik Uni Eropa di kawasan timur Indonesia.

Momentum tersebut terjadi saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Antoine Ripoll, Minister Counsellor for Parliamentary and Civil Society Relations pada Delegation of the European Union to ASEAN, di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Antoine mengaku terkesan dengan perkembangan Makassar yang dinilai mengalami transformasi signifikan dalam beberapa dekade terakhir.

Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi

"Saya melihat perubahan besar yang terjadi dalam 30 tahun terakhir. Kerja yang sangat baik dan terima kasih atas sambutan yang diberikan hari ini," ujar Antoine.

Menurut Antoine, Makassar memiliki posisi strategis sebagai gerbang Indonesia Timur dengan potensi besar untuk menarik investasi internasional. Keberadaan perguruan tinggi, komunitas anak muda yang dinamis, serta peran Makassar sebagai pusat perdagangan dan jasa menjadi modal penting dalam membangun kemitraan global.

"Saya melihat banyak hal positif di Makassar. Kota ini memiliki komunitas muda yang sangat dinamis dan berperan sebagai pintu gerbang Indonesia Timur. Potensi ini sangat besar," katanya.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan

Tak hanya itu, Antoine menyatakan akan mendorong Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia yang baru agar menjadikan Makassar sebagai salah satu tujuan kunjungan awal setelah mulai bertugas pada September mendatang.

"Saya akan menyampaikan kepada duta besar baru Uni Eropa agar tidak hanya datang ke Jakarta, tetapi juga ke Makassar, Sulawesi, dan wilayah Indonesia Timur lainnya. Kawasan ini sangat penting untuk masa depan kerja sama kita," ungkapnya.

CEPA Buka Jalan Investasi Baru

Baca Juga : Resmi Dibuka, O2SN dan GSI 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Muda Makassar

Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu strategis yang dibahas adalah penyelesaian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.

Antoine menjelaskan, setelah melalui proses negosiasi panjang selama bertahun-tahun, perjanjian tersebut kini memasuki tahap akhir dan diharapkan dapat diratifikasi oleh parlemen kedua pihak pada tahun depan.

"Jika itu terwujud, maka akan membuka peluang investasi yang lebih besar, menciptakan lapangan kerja baru, termasuk bagi kota-kota seperti Makassar," jelasnya.

Baca Juga : Munafri Gerakkan RT/RW Kelola Sampah dari Rumah, Siapkan Hadiah Rp100 Juta untuk Lingkungan Terbaik

Uni Eropa juga menegaskan komitmennya mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program investasi dan pembangunan berkelanjutan, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Menurut Antoine, pembangunan masa depan harus mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus menghadirkan kesejahteraan ekonomi.

"Sekarang tugas kita adalah memperbaikinya dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya," ujarnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Buka Peluang Investasi PJU, Infrastruktur Lampu Jalan Siap Dipercepat

Munafri: Makassar Terbuka untuk Kolaborasi Global

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif kunjungan Delegasi Uni Eropa tersebut. Menurutnya, pertemuan itu menjadi peluang strategis untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.

Appi menegaskan, Pemerintah Kota Makassar terus membuka ruang kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari investasi, pengembangan sumber daya manusia, inovasi perkotaan hingga pembangunan berkelanjutan.

"Terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada Kota Makassar. Kami sangat terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi yang dapat mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Munafri.

Dalam kesempatan itu, Appi juga memaparkan potensi besar sektor pariwisata Makassar yang dapat berkembang melalui pengelolaan terintegrasi dan berkelanjutan, termasuk belajar dari pengalaman negara-negara Eropa dalam menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.

Sebagai kota yang berperan sebagai pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata di Indonesia Timur, Makassar dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu hub kerja sama internasional antara Indonesia dan Uni Eropa pada masa mendatang. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #uni eropa #Investasi Makassar #CEPA Indonesia Uni Eropa #Indonesia Timur #Antoine Ripoll #kerja sama internasional #Investasi Asing #indonesia emas 2045 #pembangunan berkelanjutan #pariwisata Makassar #ASEAN Uni Eropa
Youtube Jejakfakta.com