Kamis, 11 Juni 2026 17:07

Pedagang Kelapa Dipindah dari Sekitar RRI, Pemkot Makassar Siapkan Kampung Baru Jadi Sentra Kuliner Malam

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Sosialisasi relokasi pedagang kelapa muda di samping RRi di Kantor PD Pasar, Kamis (11/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Sosialisasi relokasi pedagang kelapa muda di samping RRi di Kantor PD Pasar, Kamis (11/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar merelokasi pedagang kelapa muda di sekitar RRI dan Benteng Fort Rotterdam ke Pasar Kampung Baru yang disiapkan menjadi pusat kuliner malam baru di pusat kota.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai menata kawasan wisata dan ruang publik di sekitar Benteng Fort Rotterdam hingga area kantor RRI, Kecamatan Ujung Pandang. Sejumlah pedagang kelapa muda yang selama ini berjualan di atas trotoar dan saluran drainase akan direlokasi ke kawasan Pasar Kampung Baru.

Namun, relokasi ini tidak sekadar pemindahan pedagang. Pemkot bersama Perumda Pasar Makassar Raya menyiapkan konsep baru menjadikan Pasar Kampung Baru sebagai sentra kuliner malam di jantung Kota Makassar.

Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar Raya, Rusli Patara, mengatakan relokasi dilakukan dengan pendekatan humanis tanpa mematikan usaha masyarakat.

Baca Juga : Cegah Sengketa Tanah Berujung ke Pengadilan, Pemkot Makassar Perluas Klinik Konflik ke Sembilan Kecamatan

“Kami memastikan pedagang tetap bisa berjualan dan mencari nafkah. Justru mereka dipindahkan ke tempat yang lebih tertata, aman, dan memiliki kepastian usaha,” ujar Rusli usai sosialisasi relokasi di Kantor PD Pasar, Kamis (11/6/2026).

Sebanyak 18 pedagang kelapa muda akan direlokasi ke sekitar 20 los yang telah disiapkan di bagian depan Pasar Kampung Baru. Lokasi baru itu berada di sisi jalan utama dan dinilai strategis karena masih berada di pusat kota serta dekat dengan kawasan wisata Benteng Rotterdam dan Pantai Losari.

Tak hanya menyediakan lapak, Perumda Pasar juga menyiapkan fasilitas penunjang berupa tenda kerucut, area penyimpanan kelapa berbahan besi, hingga konsep penataan yang lebih rapi dan estetik.

Baca Juga : Wali Kota Appi Dekatkan Pelayanan, Dukcapil Bermalam di Pulau Terluar Layani Warga

“Kami ingin kawasan ini berkembang menjadi pusat kuliner baru di Kota Makassar. Ke depan bukan hanya pedagang kelapa muda, tetapi juga pedagang kuliner lainnya,” jelas Rusli.

Menurutnya, Pasar Kampung Baru nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan kuliner terpadu yang hidup pada sore hingga malam hari. Pemerintah bahkan telah menyiapkan konsep pasar malam dengan pencahayaan dekoratif dan penataan tenda yang lebih menarik untuk meningkatkan daya tarik pengunjung.

Sementara itu, Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, menegaskan relokasi telah melalui tahapan sosialisasi dan komunikasi dengan pedagang selama hampir dua pekan.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Kemendagri-KPK, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi

“Kami sudah menyampaikan bahwa akan ada penertiban dan relokasi. Lokasi baru dipilih karena jaraknya dekat, hanya sekitar 300 meter dari tempat sebelumnya,” kata Nanin.

Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan kota yang berlaku secara bertahap di berbagai titik Kota Makassar, terutama pada kawasan yang menggunakan fasilitas umum seperti trotoar dan drainase.

“Ini bukan tebang pilih. Semua sudah masuk database pemerintah dan penataannya dilakukan bertahap berdasarkan prioritas,” tegasnya.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Penghargaan untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik

Pemerintah Kota Makassar menilai penataan kawasan Benteng Rotterdam penting dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar, memperbaiki estetika kota, serta mendukung kawasan wisata sejarah agar lebih tertib dan nyaman.

Meski demikian, pemerintah memastikan relokasi dilakukan tanpa menghilangkan mata pencaharian warga.

“Pemerintah tidak mematikan ekonomi masyarakat. Kami justru menyiapkan tempat yang lebih layak agar usaha mereka bisa berjalan lebih baik dalam jangka panjang,” tambah Nanin.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar, Pemkot Gelar Pasar Murah, Warga Bisa Tebus Sembako Rp63 Ribu

Rencananya, proses relokasi pedagang akan mulai dilakukan pekan depan setelah seluruh tahapan administrasi dan penyiapan fasilitas selesai. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#relokasi pedagang kelapa #Fort Rotterdam Makassar #Pasar Kampung Baru #pusat kuliner #pedagang kelapa #Pemkot Makassar #Perumda Pasar Makassar #wisata Makassar #Kuliner Malam #Penataan Kota Makassar
Youtube Jejakfakta.com