Selasa, 30 Juni 2026 15:09

GMTD Latih Ibu Komunitas Down Syndrome Berwirausaha, Kerajinan Sederhana Jadi Peluang Tambah Penghasilan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ibu-ibu dari Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), termasuk anggota Sahabat IWAPI, saat mengikuti program Corporate Social Responsibility (CSR) Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol. 4 dengan mengusung tema "Merangkai Kreativitas, Mencipta Nilai", di Madrid Hall, Akkarena, Selasa (30/6/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Ibu-ibu dari Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), termasuk anggota Sahabat IWAPI, saat mengikuti program Corporate Social Responsibility (CSR) Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol. 4 dengan mengusung tema "Merangkai Kreativitas, Mencipta Nilai", di Madrid Hall, Akkarena, Selasa (30/6/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

GMTD melalui Lippoland menggelar CSR Tabung Karya Vol. 4 dengan melatih ibu-ibu KOADS membuat kerajinan handmade bernilai ekonomi guna mendorong kreativitas dan kemandirian keluarga di Makassar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kreativitas dapat menjadi pintu menuju kemandirian ekonomi. Berangkat dari semangat tersebut, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), bagian dari Lippoland, kembali menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol. 4 dengan mengusung tema "Merangkai Kreativitas, Mencipta Nilai".

Kegiatan yang berlangsung di Madrid Hall, Akkarena, Selasa (30/6/2026), diikuti sebanyak 75 peserta yang merupakan ibu-ibu dari Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), termasuk anggota Sahabat IWAPI.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali keterampilan membuat gantungan kunci dan gelang handmade yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berpotensi menjadi produk bernilai jual sehingga dapat membuka peluang usaha rumahan dan menambah pendapatan keluarga.

Baca Juga : GMTD Perkuat 80 Kader Posyandu untuk Dukung Layanan Kesehatan Primer dan Cegah Stunting

Program Tabung Karya merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang secara konsisten dijalankan GMTD. Pada penyelenggaraan tahun ini, perusahaan menggandeng KOADS sebagai bentuk dukungan terhadap orang tua yang memiliki anak dengan Down Syndrome sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas para ibu.

Agar pelatihan berlangsung maksimal, GMTD menghadirkan Tangan Dia sebagai mitra sekaligus narasumber. Para peserta mendapatkan pendampingan mulai dari pengenalan bahan, teknik dasar merangkai aksesori, pemilihan kombinasi warna, hingga menghasilkan produk yang menarik dan memiliki nilai ekonomi.

75 peserta Ibu-ibu dari Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), termasuk anggota Sahabat IWAPI, saat mengikuti program Corporate Social Responsibility (CSR) Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol. 4 dengan mengusung tema "Merangkai Kreativitas, Mencipta Nilai", di Madrid Hall, Akkarena, Selasa (30/6/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Baca Juga : Tenun Nusantara Curi Perhatian Delegasi Dunia di IGS 2026, Makassar Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Fashion Show

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kegiatan CSR yang berdampak nyata bagi masyarakat.

"Melalui Tabung Karya, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah. Kami berharap keterampilan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mempererat kebersamaan di dalam komunitas," ujarnya.

Selama pelatihan berlangsung, suasana tampak interaktif dan penuh antusias. Para peserta aktif mengikuti setiap tahapan praktik hingga berhasil menghasilkan karya buatan tangan mereka sendiri.

Baca Juga : Makassar Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat IGS 2026, Melinda Aksa: Diplomasi Budaya Jadi Kunci Ekonomi Kreatif

Perwakilan KOADS, Andi Rahmatullah, mengapresiasi kepedulian GMTD terhadap komunitas yang dipimpinnya. Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri para orang tua serta membuka peluang usaha kreatif.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya dalam melatih keterampilan, tetapi juga memberikan pengalaman sosial yang positif serta membuka peluang bagi kami para ibu untuk berkontribusi membantu ekonomi keluarga," katanya.

Melalui Tabung Karya Vol. 4, GMTD berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, kreatif, dan produktif. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi pilar Independen dalam kerangka keberlanjutan Lippo Untuk Indonesia PASTI (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan di kawasan Tanjung Bunga maupun Kota Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#CSR GMTD #Tabung Karya Vol 4 #Tanjung Bunga Berkarya #KOADS Makassar #Down Syndrome #Sahabat IWAPI #pelatihan kerajinan tangan #handmade Makassar #pemberdayaan perempuan #UMKM Makassar #Ekonomi Kreatif #Tangan Dia #GMTD Makassar #Lippo Untuk Indonesia PASTI #Tanjung Bunga
Youtube Jejakfakta.com