Jumat, 21 Agustus 2026 21:27

Pemkot Makassar dan Transjakarta Bahas Peluang Membangun Sistem Bus Terintegrasi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat kick-off meeting secara daring bersama Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, Jumat (21/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat kick-off meeting secara daring bersama Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, Jumat (21/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar dan Transjakarta membentuk tim kajian untuk mempelajari peluang pengembangan sistem transportasi bus terintegrasi sesuai kebutuhan mobilitas warga Makassar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka peluang menghadirkan sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Kota Makassar.

Langkah tersebut ditindaklanjuti melalui kick-off meeting secara daring bersama Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, Jumat (21/8/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran kepala SKPD Pemerintah Kota Makassar, mulai dari unsur perencanaan, keuangan, pendapatan daerah, hingga perhubungan.

Baca Juga : Serapan Anggaran Rendah, Appi Sentil Kepala OPD: Jangan Jadi “Tukang Stempel”

Munafri mengatakan, pertemuan perdana tersebut menjadi langkah awal bagi Pemerintah Kota Makassar untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadirkan sistem layanan bus terintegrasi dengan mengacu pada pengalaman Transjakarta.

Dalam pertemuan itu, Munafri menyampaikan ekspektasi dan harapan Pemkot Makassar terhadap pengembangan sistem layanan bus terintegrasi di Kota Makassar. Pemkot juga ingin mempelajari berbagai skema yang telah diterapkan Transjakarta dan melihat kemungkinan penerapannya di Makassar.

"Kami berterima kasih atas waktu yang diberikan oleh Pak Dirut beserta tim untuk menindaklanjuti hasil pertemuan kita beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Bahwa Pemerintah Kota Makassar berniat membuat, membangun sebuah sistem transportasi yang ada di kota ini," ujar Munafri.

Baca Juga : Dari Rumah hingga TPA, Appi Ajak KKDB Kolaborasi Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Munafri menjelaskan, saat ini layanan Bus Trans Sulsel telah dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar.

Karena itu, ia ingin sistem transportasi bus yang dikembangkan nantinya mampu menghubungkan berbagai kawasan di Kota Makassar tanpa menimbulkan tumpang tindih dengan layanan transportasi lokal yang sudah ada.

Menurut Munafri, kebutuhan terhadap layanan transportasi publik di Makassar semakin penting seiring tingginya mobilitas masyarakat yang masuk dan keluar kota setiap harinya.

Baca Juga : Cegah Korupsi di Layanan Kesehatan, Munafri Minta Kepala Puskesmas Perkuat Integritas

"Kota Makassar ini penduduknya kurang lebih 1,4 juta jiwa, dan itu kondisi di malam hari. Di siang hari itu hampir 2 juta penduduk yang datang dan keluar di Kota Makassar," katanya.

Meski demikian, Munafri menegaskan setiap langkah yang diambil pemerintah harus didasarkan pada kajian dan kebutuhan di lapangan.

Ia berharap pengalaman Transjakarta dapat menjadi salah satu referensi dalam melihat kemungkinan pengembangan sistem transportasi bus terintegrasi di Makassar.

Baca Juga : Ketua TP PKK Makassar Dorong Wajo Jadi Contoh Pengelolaan Sampah di Kawasan Padat dan Pusat Bisnis

"Mungkin langkah awal yang kita lakukan adalah sama-sama membentuk tim untuk mengkaji mulai dari awal kembali, supaya proses perjalanan ini terkawal dengan baik," ujarnya.

Pembentukan tim kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk menentukan konsep, kebutuhan, hingga skema transportasi yang paling sesuai dengan karakteristik Kota Makassar.

Munafri berharap pertemuan perdana tersebut dapat berkembang menjadi langkah konkret dalam memperkuat pelayanan transportasi publik di Kota Makassar.

Baca Juga : Appi Beri Peringatan Keras ke OPD soal Serapan APBD, Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat

"Kami sangat berharap proyek ini bisa menjadi kenyataan di Kota Makassar," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan pertemuan tersebut secara khusus digelar untuk mendengarkan harapan Pemerintah Kota Makassar sekaligus pemaparan dari pihak Transjakarta mengenai pengalaman dan sistem pelayanan bus yang telah dijalankan di Jakarta.

“Transjakarta mau menawarkan kerja sama dengan Pemerintah Kota dalam hal penyediaan transportasi publik di Makassar seperti di Jakarta. Mereka tadi itu memaparkan tentang kegiatan-kegiatan dan perusahaan mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut belum masuk pada tahap penentuan bentuk kerja sama maupun operasional layanan.

Pemerintah Kota Makassar bersama Transjakarta masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk melihat kesesuaian konsep, kebutuhan, serta skema yang paling tepat diterapkan di Makassar.

"Kita masih mau mempelajari dulu yang telah mereka paparkan, apakah ada kesesuaian dengan kita atau tidak. Untuk selanjutnya akan kita bahas pada pertemuan selanjutnya. Mudah-mudahan bisa diterapkan juga di Makassar," jelasnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Transjakarta #transportasi publik #bus terintegrasi #Pemkot Makassar #Dishub Makassar #Transportasi Makassar #Bus Trans Sulsel #Muhammad Rheza
Youtube Jejakfakta.com