Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak seluruh jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Makassar untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan kerukunan antarumat beragama.
Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 GPIB Immanuel Makassar di halaman Gereja Immanuel, Jalan Balaikota, Makassar, Sabtu (31/10/2026).

Di hadapan para pendeta dan jemaat, Munafri menyampaikan apresiasi atas kontribusi GPIB Immanuel dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia menegaskan, kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sekaligus mendukung pembangunan Kota Makassar.
Baca Juga : Launching Early Bird MHM 2027, Pemkot Makassar Tawarkan Diskon hingga 41 Persen

"Kami, Pemerintah Kota Makassar, tentu sangat memberikan apresiasi dan perhatian terhadap bagaimana kerukunan umat beragama bisa terjalin dengan baik di kota ini," katanya.
Munafri menekankan, berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk lembaga keagamaan.
Wali kota yang akrab disapa Appi ini mendorong jemaat GPIB Immanuel menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar turut menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban lingkungan.
Baca Juga : 31 Tenant UMKM Ramaikan Sunday Market, Makassar Hadirkan Destinasi Wisata Belanja Baru
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keberadaan geng motor yang masih menjadi tantangan dalam menjaga ketertiban masyarakat. Menurutnya, penanganan persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta keterlibatan masyarakat.
"Minimal dari gereja, jemaat sudah menyampaikan kepada anak-anak muda dan anak-anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang meresahkan bahkan mengganggu ketertiban di tengah masyarakat," jelasnya.
Selain persoalan keamanan, Appi juga mengajak jemaat berpartisipasi aktif menjaga kebersihan kota, terutama dengan membangun kebiasaan mengelola sampah secara baik dan bertanggung jawab.
Baca Juga : HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Warga
Ia turut memperkenalkan peran bank sampah yang terus didorong Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan partisipasi masyarakat.
Lebih lanjut, Munafri menekankan bahwa menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap, momentum perayaan HUT ke-78 GPIB Immanuel dapat semakin memperkuat hubungan antara pemerintah dan komunitas keagamaan dalam merawat perdamaian serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Baca Juga : Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Tawarkan Kolaborasi hingga Akses Makassar Creative Hub
"Harapan kami besar, mudah-mudahan dengan kehadiran saya di acara ulang tahun ini menjadi perekat antara seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus menjaga perdamaian dan kedamaian, sehingga pembangunan bisa terlaksana dengan baik," harapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Makassar, Pdt. Yance Tonapa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Munafri dalam perayaan tersebut.
Menurutnya, kehadiran langsung Wali Kota Makassar di tengah jemaat menjadi gambaran positif sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Dorong Makassar Jadi Pusat Medical Tourism di Indonesia Timur
“Terima kasih, Bapak Wali Kota, telah hadir. Kehadiran ini menjadi tanda indahnya sinergi gereja dan pemerintah,” ujarnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



