Jejakfakta.com, Maros - Kebakaran yang terjadi di sekitar Jalan Poros Makassar-Maros, Kecamatan Mandai diselesaikan selama 2 hari.
Si jago merah mulai beraksi sejak hari Minggu, hingga hari ini.

Namun hari ini, Senin (20/2/2023) api telah dipadamkan dari tim gabungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Baca Juga : 9 Peserta Kafilah Pangkep Lolos Final MTQ ke-34 Sulsel, Tilawah Remaja Andalkan Ma'rifah dan Ahyar
Fungsional Analis Kebakaran Damkar Maros, Rahmat kepada Jejakfakta mengatakan, kebakaran tersebut bermula di salah satu ruangan gudang plastik yang diduga adanya arus pendek listrik, kemudian menjalar ke sisi bagian lainnya.
"Laporan yang masuk sekitar jam 3 sore kemarin, sampai sekarang kita masih lakukan pemadaman. Ini sudah 21 jam. Setelah itu masuk pendinginan," katanya kepada Jejakfakta, Senin (20/2/2023).
Untuk memadamkan api, Damkar Maros mengerahkan seluruh armadanya sebanyak 10 unit, kemudian dibantu dari Damkar Makassar sebanyak 14 unit, Angkasa Pura (1) dan Damkar Pangkep sebanyak (3).
Baca Juga : Irwan Turun Langsung Cek Pemondokan, Pastikan Kafilah Lutim Siap Tampil Maksimal di MTQ Sulsel

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) setempat sama-sama membantu dengan cara menyumbangkan mobil ambulans yang disiapkan disekitar lokasi terjadinya kebakaran itu.
Api padam
Baca Juga : Luwu Timur Jadi Kafilah Pertama Tiba di Maros, Siap Berlaga di MTQ XXXIV Sulsel
Dari pantauan Jejakfakta, sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WITA, api sudah bisa dikendalikan.
Rahmat melanjutkan, selama proses pemadaman api, pihaknya mengalami kendala saat berusaha memadamkan api, lantaran letak gudang plastik tersebut berada di kawasan padat penduduk sehingga menyulitkan personel untuk memadamkan api.
"Bangunannya berbentuk L dan kondisi sekitar lokasi kebakaran padat penduduk itu yang menjadi kendala kami. Kemudian akses ke gedung sangat minim sehingga itu kemudian menyulitkan kami. Titik pemadaman ada tiga," jelasnya.
Baca Juga : Akses Jalan Ditutup Mendadak di Pesantren Darul Istiqamah Maros, Persiapan Pernikahan Terganggu
Sementara, anggota Damkar Maros lainnya, Muh Al Fajri menuturkan bahwa sejumlah personel mengalami luka-luka dan pingsan yang berusaha memadamkan api yang menghanguskan gudang plastik tersebut sejak sore kemarin.
"Korban jiwa tidak ada sampai saat ini. Korban luka ada dua orang dari personel kami, kemarin ada yang pingsan karena sesak nafas akibat asap tebal tapi cepat ditolong oleh tim medis yang ikut standby," beber AlFajri sapaan karibnya.
Dari informasi yang didapatkan Jejakfakta, gudang plastik itu diketahui milik Fahira, yang dimana bangunan tersebut memiliki luas 28 are.
Baca Juga : Ketua PORDI Sulsel Buka Turnamen Domino Wali Kota Cup Palopo 2026, Ribuan Peserta Ramaikan
Akibat kejadian tersebut, pemilik gudang plastik harus mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar miliaran rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




