Ada dua patahan lempeng, lanjutnya, yang terjadi pada gempa Turki, yakni patahan East Anatolian dan patahan North Atatolian.
Akibatnya, ada tiga gempa yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan, sehingga daya rusaknya sangat tinggi.

Dwikorita menekankan bahwa paparan ini bukan untuk menakuti, tetapi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
Baca Juga : Luwu Timur Siapkan Pedoman Operasi Darurat Gempa, Libatkan Seluruh Instansi Terkait
"Tata ruang dan building code harus diperhatikan oleh kepala daerah, sedangkan sekolah dan rumah sakit harus aman dari gempa," paparnya.
Dengan demikian, perlu adanya upaya yang lebih serius dari pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya gempa.
"Edukasi tentang bahaya gempa dan upaya mitigasi harus terus dilakukan agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan mereka," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




