Jejakfakta.com, Makassar - Tim Reserse Kriminal Polrestabes Makassar mengamankan lima orang yang diduga pelaku pengeroyokan telah di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea, Jumat (17/3/2022) kemarin.
"Itu penganiayaan kemarin yang viral diamankan security ada 5 orang, nah itu yang kita bawah," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol saat dikonfirmasi, Sabtu (18/3/2023) sore.

Ridwan mengaku pengeroyokan yang dilakukan sekitar lebih 10 orang. Korbannya di bawah ke Rumah Sakit untuk menjalani perawatan.
Baca Juga : Makassar Kian Mendunia, Jadi Pusat Kolaborasi Ilmiah Radiologi Kedokteran Gigi Internasional
"(Korban di bawah) di Rumah Sakit untuk dirawat dan divisum. (Sekarang ini) saya nggak tahu apa sudah keluar atau tidak, Kemarin masih ada," katanya.
Sementara pihak Universitas Hasanuddin melalui Humas Unhas, Ahmad Bahar saat dikonfirmasi, mengatakan, masih menunggu instruksi pimpinan.
"Tunggu rilisnya ya," tulisnya pada jejakfakta, Sabtu (18/3/2022) sore.
Baca Juga : Dies Natalis ke-74 FH Unhas, Munafri Soroti Kekuatan Alumni sebagai Modal Bangun Generasi Masa Depan
Diketahui, sebelumnya beredar video yang memperlihatkan pengeroyokan terhadap seorang pemuda dengan pemuda lainnya di area kampus Unhas Tamalanrea Makassar.
Diketahui, korban bernama Muh Fadel, mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin.
"Seorang mahasiswa perikanan Unhas Muh Fadel jadi korban pengeroyakan sejumlah orang yang diduga mahasiswa peternakan di Unhas," tulis keterangan yang beredar video pengeroyokan, Jumat sore (17/3/2023).
Baca Juga : Aliyah Mustika Dorong Unhas Jadi Pelopor Kampus Sehat Lewat Kolaborasi BPJS Kesehatan
Lanjut dalam keterangan tersebut, bahwa korban menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Universitas Hasanuddin dan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Tamalanrea, Makassar.
"Korban saat ini berada di RS Unhas untuk mendapatkan peraawaran intensif, sementara kasus ini sudah di laporkan ke polsek Tamalanrea," lanjut dalam keterangannya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




