Sabtu, 01 April 2023 10:28

PSM Juara Liga 1, IAS Sebut Lebih Dramatis Dibanding Kenangan Manis 23 Tahun Silam

Editor : Nurdin Amir
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) Ketua Harian PSM 1999-2000. @Jejakfakta/Rahmat Uceng
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) Ketua Harian PSM 1999-2000. @Jejakfakta/Rahmat Uceng

IAS mengaku kesuksesan PSM musim ini jauh lebih dramatis dibanding torehan juara yang berhasil diraih PSM di tahun 2000.

Jejakfakta.com, Makassar - Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tidak mampu menahan haru saat PSM Makassar akhirnya mengunci gelar juara Liga 1 musim 2022-2023.

Skuad Bernardo Tavares dipastikan juara setelah menundukkan Madura United 1-3, Jumat, 31 Maret 2023.

Di tengah riuh euforia nonton bareng di Lapangan Parkir Mall Phinisi Point, IAS melebur dengan ribuan suporter dari berbagai kelompok.

Baca Juga : Roadshow Sasar Jentago, IAS Serukan Kader Golkar Rapatkan Barisan

Di antaranya Suporter LAJ, Suporter KVUtara, Suporter Ramang Mania, Suporter Punggawa Eja, serta Suporter Gue PSM.

Wali kota 2004-2014 yang dijuluki itu ikut bergoyang menyanyikan lagu anthem kebanggaan PSM berjudul Ku Yakin Kau Pasti Bisa.

'Rebut Kembali kejayaan itu. Kami rindu di masa itu. Sejarah Berbicara tentang kita. Dan kuyakin kau pasti bisa'. Sembari bernyanyi, IAS begitu semangat ikut mengayunkan ponsel di tangan dengan sinar senter menyala. Kompak bersama ribuan suporter.

Baca Juga : Usai 20 Daerah Disambangi, IAS Targetkan Kursi Ketua DPRD Makassar Kembali ke Pangkuan Golkar

"Tuntas sudah penantian panjang dua dekade plus tiga tahun. Selaku orang yang pernah mengurus PSM, saya haturkan selamat kepada pemain, pelatih, manajemen, serta yang paling berjasa di medan perjuangan yaitu para suporter PSM dari berbagai kelompok," ujar Ketua Harian PSM ini ketika tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur itu merengkuh trofi juara di musim 1999-2000.

IAS mengaku kesuksesan PSM musim ini jauh lebih dramatis dibanding torehan juara yang berhasil diraih PSM di tahun 2000.

"Ini lebih dramatis dan sangat prestisius. PSM yang musim ini diisi pemain-pemain muda ternyata bisa juara. Kalau di musim 2000 bisa juara karena memang tim kala itu bertabur bintang timnas. Sekali lagi, selamat atas kebanggaan yang PSM sematkan di dada warga Makassar," kata IAS.

Baca Juga : Di Hadapan Ratusan Kader Maros, IAS: Golkar Tak Lagi Buru Popularitas, Jangan Salah Strategi!


Karena PSM menyabet juara dengan materi pemain terbilang dominan muda, IAS menganggap itu seperti mimpi pribadinya yang akhirnya terwujudkan lewat tangan manajemen saat ini.

Baca Juga : Libur Maulid Jadi Momentum Konsolidasi, IAS Tancap Gas Perkuat Mesin Golkar di Maros-Makassar

Maklum, ketika menangani PSM Makassar di era 2005, IAS sebagai Ketua UmUM PSM berhasil menggagas program pembinaan pemain muda Sulselbar melalui Pra Ligina era 2010-an.

Program ini sukses menjadi suplier pemain profesional dan pemain timnas di eranya.

Karena program Pra Ligina PSM itu, tercipta proses pembinaan pemain-pemain dari berbagai daerah di Sulsel, serta Sulbar yang baru setahun mekar sebagai provinsi baru.

Baca Juga : Tokoh Disabilitas Bulukumba Bergabung ke Golkar, IAS: Ini Wadah Pengabdian Baru

Misinya adalah menciptakan pemain muda yang akan menopang pemain-pemain senior di PSM.

Pra Ligina 1 memang membuat geger kancah sepak bola nasional. Alumni selain Ardan Aras di antaranya Asmar, Iqbal Samad, Syamsuddin Sangkala, Arwin Rabdha, Arfan Baba, Fachruddin, Juned, Yusuf Hamzah, Nanang Hendrawan, Angga Pratama dan Buyung Gonggong. Itu juga berlanjut di Pra Ligina II. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PSM Makassar #Juara #Liga 1 2022/2023 #Ilham Arief Sirajuddin #IAS
Youtube Jejakfakta.com