Rabu, 05 April 2023 17:33

Makassar Masuk Daftar Kota Pintar Dunia, Tapi Memiliki PR Kemacetan hingga Korupsi

Editor : Nurdin Amir
Kota Makassar/ist
Kota Makassar/ist

SCI memberikan beberapa catatan khusus terhadap Makassar perihal prioritas yang perlu diperhatikan. Makassar memiliki 'pekerjaan rumah' berupa pengangguran, kemacetan dan korupsi.

Jejakfakta.com, Makasssar - Kota Makassar masuk dalam daftar dua kota pintar atau smart city dunia di Indonesia selain Jakarta.

IMD World Competitivenes Center (WCC) merilis daftar kota pintar di dunia melalui Smart City Index (SCI) Report 2023. Dari total 141 kota yang diteliti, Makassar di urutan ke-114, sedangkan Jakarta berada di urutan ke-102.

Jakarta dianggap layak berada dalam daftar berkat sejumlah temuan kunci berupa ketersediaan layanan medis, akses ke pendidikan berkualitas, dan penciptaan lapangan kerja baru.

Baca Juga : FPM-WTL Demo PT Vale Makassar, Soroti Blok Tanamalia dan Hak Masyarakat Adat

Sementara Makassar dinilai memiliki rapor baru untuk beberapa area seperti, akses informasi terhadap keputusan pemerintah daerah, kemampuan mengatur janji temu medis secara online dan kemudahan penggunaan angkutan umum berkat penjualan tiket dan penjadwalan secara online.

Kendati cukup membanggakan, SCI memberikan beberapa catatan khusus terhadap Jakarta dan Makassar perihal prioritas yang perlu diperhatikan.

Jakarta perlu lebih memperhatikan polusi udara, kemacetan dan korupsi. Kemudian Makassar memiliki 'pekerjaan rumah' berupa pengangguran, kemacetan dan korupsi.

Baca Juga : 90 Anak Gowa Berangkat ke Sekolah Rakyat, Peluang Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Selain Jakarta dan Makassar, sejumlah kota di Asia masuk dalam daftar. Bahkan beberapa kota disebut 'juara super'. Ada sebanyak enam kota yang terus menunjukkan perkembangan baik sejak 2019 yakni, Zurich, Oslo, Singapura, Beijing, Seoul dan Hong Kong.

Zurich menempati posisi teratas dalam daftar. Namun Anda tak boleh meremehkan Singapura yang mempertahankan posisi ke-7 dalam tiga tahun berturut-turut.

Bruno Lanvin, Presiden SCI, menuturkan lanskap global kota pintar sedang berubah.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari

"Kota-kota dan para pemimpinnya semakin terlihat di panggung internasional, dan warga semakin menghargai inklusi dan keragaman di tempat mereka hidup," kata Lanvin seperti dikutip dari rilis media yang diterima Jejakfakta.com, Selasa (4/4/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Makassar #Kota Pintar #Smart City Index #Akses Informasi #penggunaan angkutan umum #Pengangguran #Kemacetan #Korupsi
Youtube Jejakfakta.com