Jumat, 14 April 2023 15:09

Kasus Penyerangan Pos Polisi di Makassar, Polisi dan TNI Sepakat Damai

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Kaca mobil patroli pecah diserang orang tak dikenal di Polsek Pelabuhan Soekaro Hatta, Kota Makassar, Jumat (14/4/2023) dini hari. @Jejakfakta/ist.
Kaca mobil patroli pecah diserang orang tak dikenal di Polsek Pelabuhan Soekaro Hatta, Kota Makassar, Jumat (14/4/2023) dini hari. @Jejakfakta/ist.

"Betul itu kesalahpahaman dan sudah diselesaikan, sepakat damai," jelas Ngajib kepada wartawan, Jumat (14/04/2023)

Jejakfakta.com, Makassar - Kepolisian Kota Besar (Polrestabes) Makassar akhirnya angkat bicara terkait aksi penyerangan dan perusakan terhadap pos, hingga kantor milik Polri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (14/4/2023) sini hari tadi.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, sehari sebelum perusakan yang terjadi di beberapa titik, ada kesalahpahaman antara personel jajaran Samapta Polrestabes Makassar dengan oknum anggota TNI di depan Pos Lantas 704 Fly Over.

Cekcok itu terjadi pada Rabu (12/4/2023) sekira pukul 04.40 Wita. Saat itu anggota TNI ditegur beberapa personel polisi yang berada di lokasi lantaran berkendara tanpa menggunakan helm hingga menggeber motor yang dikendarainya.

Baca Juga : SIM C1 Resmi Hadir di Makassar, Appi Tantang Komunitas Motor Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas

"Betul itu kesalahpahaman dan sudah diselesaikan, sepakat damai," jelas Ngajib saat dikonfirmasi awak media, Jumat siang.

Dalam kesepakatan damai itu, para personel dari Polri maupun TNI saling memaafkan di hadapan para pimpinan dua instansi tersebut.

"Kesepakatan damai atas kesalahpahaman antara personil Polrestabes Makassar dengan TNI yang terjadi pada hari Rabu Tgl 12 April 2023 sekira jam 04.40 di depan Pos Lantas 704 Flyover Makasar. Sepakat untuk selesai damai, saling memaafkan dan bersama-sama tetap menjaga sinergitas TNI-Polri," ucapnya.

Baca Juga : Buka Puasa Bersama Polrestabes, Wali Kota Makassar Soroti Aksi Remaja “Tembak-tembakan” Senjata Mainan di Jalan

Diberitakan sebelumnya, aksi perusakan dibeberapa titik yang dilakukan para orang tak dikenal tersebut. Informasi video beredar, para OTK ini menggunakan kendaraan roda dua.

Aksi perusakan yang dilakukan OTK tersebut mulai dari Pos Lantas Pertigaan Jl. Alauddin-Pettarani - Jl. Sultan Alauddin, Pos Lantas Fly Over Jl. AP Pettarani, mobil tahan yang terletak di depan Polres Pelabuhan Makassar, mobil patroli Polsek Soekarno-Hatta (Soetta) Polres Pelabuhan Makassar, dua mobil dinas Patwal lalu lintas Polri milik Polrestabes Makassar.

Dari video yang beredar, tampak salah satu pos polisi yang terletak di pertigaan Jl. AP Pettarani (ujung) - Jl. Sultan Alauddin terbakar usai dilempari bom molotov orang tak dikenal.

Baca Juga : Kasus Penembakan Remaja 18 Tahun di Makassar, Iptu N Ditetapkan Tersangka

Kobaran api tampak menyala dalam ruangan Pos Lantas tersebut. Tak ada warga yang berani mendekat dan hanya melihat api melalap Pos lantas tersebut.

Tak hanya itu, Pos Lantas Fly Over Jl. AP Pettarani juga mengalami kerusakan, sejumlah kaca-kaca gedung pecah usai penyerangan.

Sementara itu, pantauan Jejakfakta.com sekitar pukul 01.40 Wita di depan Mapolres Pelabuhan Makassar nampak puluhan personel polisi bersenjata lengkap terlihat siaga di depan markasnya. Jalan ditutup sementara.

Baca Juga : IRT Terlilit Utang Nekat Bakar Toko di Makassar, Emas Rp2 Miliar Nyaris Dicuri

Tampak mobil tahanan mengalami kerusakan yang terparkir di depan Mapolres Pelabuhan, terlihat kaca pecah dan setelah dilempari batu dan molotov. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#aksi penyerangan #kombes pol mokhamad ngajib #samapta #Polrestabes Makassar #anggota tni #orang tak dikenal #pos lantas
Youtube Jejakfakta.com