Selasa, 02 Mei 2023 15:58

Pakaian Adat Hitam Kajang Semarakkan Peringatan Hardiknas di Bulukumba

Editor : Nurdin Amir
Upacara Hardiknas di Bulukumba seluruh peserta dan undangan kompak mengenakan pakaian adat hitam di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Selasa (2/5/2023). @Jejakfakta/dok. Pemkab Bulukumba
Upacara Hardiknas di Bulukumba seluruh peserta dan undangan kompak mengenakan pakaian adat hitam di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Selasa (2/5/2023). @Jejakfakta/dok. Pemkab Bulukumba

Pada upacara Hardiknas tahun ini, seluruh peserta dan undangan kompak mengenakan pakaian adat hitam. Warna hitam identik dengan adat budaya lokal Bulukumba yaitu adat Ammatoa Kajang.

Jejakfakta.com, Bulukumba - Pemerintah Kabupaten Bulukumba melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dipimpin Wakil Bupati Andi Edy Manaf, ratusan guru dan siswa hadir sebagai peserta upacara di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Selasa (2/5/2023).

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, berdasarkan tanggal lahir Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara. Hardiknas 2023 mengambil tema Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar.

Pada upacara Hardiknas tahun ini, seluruh peserta dan undangan kompak mengenakan pakaian adat hitam. Warna hitam identik dengan adat budaya lokal Bulukumba yaitu adat Ammatoa Kajang.

Baca Juga : Kolaborasi Jadi Kunci, Lutim Dorong Pelestarian Budaya sebagai Arah Pembangunan Berkelanjutan

Wabup Edy Manaf mengenakan pakaian adat Ammatoa lengkap yang ditandai dengan sarung Kajang dan Passapu (penutup kepala). Selaku inspektur upacara Edy Manaf membacakan sambutan seragam Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Pada momentum tersebut, mantan legislator provinsi ini juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada ASN guru, diantaranya penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.

Selain itu ada penghargaan kepada stakeholder yang berperan pada program Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah, program Sekolah Adiwiyata, serta penyerahan santunan klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris.

Baca Juga : Berprestasi, Husniah Talenrang Ditunjuk Jabat Wakil Sekjen DPP PAN

Dalam sambutan seragamnya, Menteri Nadiem Anwar Makarim, mengatakan para Guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya Platform Merdeka Belajar, selain

itu guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka.

Sejalan dengan kurikulum merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi pun sekarang fokus pada mengatur kemampuan literasi dan bernalar.

Baca Juga : Hardiknas 2026 di Gowa: Bupati Sitti Husniah Minta Sekolah Berhenti Sekadar Mengajar, Mulai Mendengar Siswa

"Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil, dengan merefleksikan hal-hal yang telah kita lakukan sepanjang tiga tahun terakhir," kata Nadiem pada sambutan tertulis yang dibacakan Wabup Edy Manaf.

Turut hadir pada upacara Hardiknas, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, anggota DPRD H. Safiuddin dan Sekda Muh Ali Saleng. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kabupaten Bulukumba #hari pendidikan nasional #wakil bupati #Andi Edy Manaf #Bupati Bulukumba #hardiknas 2023 #merdeka belajar #upacara hardiknas #pakaian adat hitam #ammatoa kajang #budaya lokal #Sarung Kajang #kurikulum merdeka
Youtube Jejakfakta.com