Jejakfakta.com, Makassar - Aula tempat rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan akan direnovasi dengan anggaran batas tertinggi Rp 5,7 Miliar lebih.
Berdasarkan keterangan laman lpse.makassar.go.id, yang didapatkan Jejakfakta bahwa renovasi tersebut berasal dari anggaran Daerah untuk tahun 2023 dengan nilai pagu senilai Rp 5,7 miliar lebih dan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) paket Rp 4,9 miliar.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Zulhaelsi Zubir saat dikonfirmasi. Dikatakan saat ini masih menunggu pelaksana pekerja yang siap menerima tawaran tersebut.
Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Makassar Hadirkan Ruang Ceria dan Edukatif bagi Anak
"Sementara proses tender," kata Zulhaelsi kepada jejakfakta, Sabtu (6/5/2023).
Renovasi tersebut dilakukan, kata Zulhaelsi untuk menunjang pelayanan para anggota DPRD yang akan ditempati dalam menjalankan rapat-rapat tertentu.
"Tujuan dari pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi renovasi interior ruang paripurna gedung DRPD Kota Makassar untuk menyediakan ruang rapat yang representatif untuk menunjang pelaksanaan rapat atau tempat pertemuan para anggota Dewan dengan mengusung konsep khas Makassar," Zulhaelsi dalam keterangannya kepada Jejakfakta, Sabtu (6/5/2023).
Baca Juga : Munafri-Aliyah Sambut Tim Verifikasi Provinsi Lomba Kelurahan Berprestasi
Dalam perinciannya, pertama, bangunan lantai dikonsepkan dengan gaya ruangan DPR RI senayan yang bertahap dengan lantai menggunakan rangka hollow, lapisan flywod, finishing karpet dengan tebal 20mm.
Kedua, hiasan dinding dengan mengikuti tinggi aula dengan ornamen khas daerah.
Ketiga, Plafon akan dihiasi dengan budaya khas Makassar seperti gambar kapal pinisi dan juga menggunakan anyaman rotan pabrikasi.
Baca Juga : APBD Harus Berdampak, Munafri Minta OPD Fokus pada Program Prioritas
Keempat, cover kolom dengan menggunakan kayu kelas 1 yang diukir oleh ahlinya.
Kelima, dinding lama akan dibongkar dengan tujuan agar lebih luas dengan pertimbangan kedepannya Anggota Dewan yang akan semakin bertambah.
Kemudian bongkar dan pemasangan kembali audio visual, pemasangan satu unit pintu sensor, pekerjaan lighting dan pekerjaan Railing. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




