Jejakfakta.com, Makassar - Kepolisian Kota Makassar kembali meluncurkan pelayanan cepat atau hotline aduan. Dengan begitu, masayarakat tidak perlu khawatir lagi jika ingin membutuhkan bantuan kepolisian secara langsung dengan cepat.
Layanan hotline tersebut dapat diakses melalui nomor WhatsApp 0821-3366-9110.

Layanan tesebut tidak hanya sebatas soal kriminal ataupun kejahatan lain. Tetapi masalah yang dapat membutuhkan kehadiran kepolisian dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib, mengatakan, pelayanan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin terhubung langsung dengan pihak kepolisian dalam membutuhkan bantuan.
"Jadi nomor hotline ini, untuk mempercepat informasi, masukan, saran ataupun keluhan dari masyarakat," kata Kombes Ngajib saat ditemui Wartawan di kantornya, Selasa (9/5/2022) sore.
Dalam pelayanan tersebut, terbuka selama 24 jam. Dengan cara memasukkan pesan beserta identitas serta masalah yang dikeluhkan.
Baca Juga : Diadang Polisi, FSPM-PRP Ungkap Kronologi Kericuhan dengan Ormas di Makassar
"Setelah itu, operator yang menerima pesan itu akan langsung menginformasikan ke seluruh jajaran untuk ditindaklanjuti." lanjutnya.
Kombes Ngajib menjamin setiap pengaduh yang masuk akan terlayani dalam waktu 10 menit.
"Saya targetkan dalam waktu 10 menit sudah ada (personel) untuk memberikan layanan kepolisian." imbuhnya.
Baca Juga : Polrestabes Makassar Bongkar Enam Jaringan Narkoba, Sita Aset Rp2,3 Miliar dan Selamatkan 372 Ribu Jiwa
Dalam pelayanannya, katanya, akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Misalnya, seperti kebutuhan untuk pengawalan, atau layanan lainnya, itu pasti kita berikan." katanya.
Dirinya mengaku bahwa pelayanan aduan yang masuk hari ini sudah sebanyak 50, seperti pelayanan SIM maupun kasus kecelakaan.
Baca Juga : Munafri Lepas Peserta Jalan Sehat, Semarak HUT Bhayangkara ke-80 Warnai Car Free Day di Makassar
"Khusus hari ini, ada sekitar 50 aduan yang masuk. Macam-macam, ada informasi tentang kecelakaan, ada juga terkait layanan SIM, macam-macam." katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




