Jejakfakta.com, Makassar - Dua kelompok pemuda di Makassar, Sulawesi Selatan saling serang menggunakan batu hingga anak panah. Kejadian tersebut diduga gara-gara satu batang rokok.
Hal itu diketahui ketika gabungan Tim Patroli Polsek Tammalate dan Polrestabes Makassar mengamankan 14 orang remaja di pinggir jembatan Jongaya, jalan Muhammad Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Rabu dinihari (17/5) pukul 01.10 Wita. Kemudian Salah satu diantara mereka ada yang didapati membawah busur panah.

Setelah dilakukan pendalaman, rupanya anak panah tersebut buntut dari pertikaian yang terjadi pada 16 Mei 2023. Dimana pertikaian tersebut ditengarai kesalahpahaman saat salah satu teman diantara mereka ada yang meminta rokok.
Baca Juga : Perempuan Desa Jadi Motor Perubahan, Save the Children Dorong Perlindungan Anak Berbasis Komunitas
"Soal satu batang rokok dan salah paham hingga berbuntut sampai aksi tawuran itu," ungkap Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando K. Sambolangi kepada wartawan saat dikonfirmasi
Diceritakan Lando, itu bermula saat salah satu diantara mereka berinisial AN meminta rokok kepada SN. Namun karena SN ingin mengerjai AN iapun menarik kembali rokok yang hendak dikasih kepada AN.
Karena AN tidak menerima candaan dari SN dan merasa dipermalukan, iapun memanggil temannya hingga akhirnya keduanya saling serang menggunakan batu bahkan anak panah ikut melayang.
Baca Juga : Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel Hari Ini
"AN minta rokok kepada SN namun SN mengerjai AN dengan cara memberikan sebatang rokok dan saat hendak diambil oleh AN lalu SN menarik kembali tangannya sehingga membuat AN marah," jelas Lando
Dari kejadian tersebut, keduanya pun berhasil dimediasi oleh pihak kepolisian. Selanjutnya dilakukan pembinaan terhadap mereka yang terlibat pertikaian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




