Jejakfakta.com, Makassar - Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap salah satu kampus ternama di Kota Makassar yang dijadikan sebagai bunker Narkoba. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait siapa pemasok tersebut.
Hal itu disampaikan Kombes Dodi Rahmawan, usai pemusnahan narkoba di halaman Mapolda Sulsel, Kamis (8/6/2023). Menurutnya, terungkap kasus ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan hingga menemukan kampus yang dijadikan tempat peredaran barang haram tersebut.

"Kita mengungkap jaringan peredaran narkoba di lingkungan perguruan tinggi di Makassar," kata Didi.
Baca Juga : Perwakilan Makassar Bersinar di MTQ Maros, 31 Kafilah Lolos Final Bidik Juara Umum
Dodi menjelaskan, peredaran tersebut diperkirakan sudah cukup lama terjadi. "Sejauh ini menurut pengakuan terakhir, sudah masuk 3 kg karena sudah beredar cukup lama," jelasnya.
Sementara ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap jejaring di kampus dan jejaring lembaga pemasyarakatan, namun polisi enggang menyebutkan lokasinya.
"Kita belum bisa ekspos lebih jauh, karena kita sementara kejar jaringannya. Ada jaringan ke Lapas. Saya belum busa sebutkan dulu Lapasnya di mana," ujarnya.
Baca Juga : Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Makassar Ajak Warga Hindu Rawat Kerukunan dan Keberagaman
Atas kejadian tersebut, pihaknya merasa miris dengan adanya peredaran barang haram di lingkungan Universitas.
"Inilah mirisnya. Ada kampus yang seyogyanya untuk pendidikan, malah dijadikan market peredaran narkoba. Mirisnya lagi, ada bunker, ada buku rekapnya, ada penyalurannya. Kita akan kejar, siapa di belakang semua ini," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




