Sabtu, 10 Juni 2023 17:38

Kampanye Stop Kekerasan Warnai Karnaval Budaya UKM SB Talas Unismuh Makassar

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Erwin Ijarta
Stop segala bentuk kekerasan pada junior. Salah satu pesan kampanye Stop Kekerasan yang dilakukan UKM Seni dan Budaya Talas Unismuh Makassar, Sabtu (10/06/2023). @Jejakfakta/Erwin Ijarta
Stop segala bentuk kekerasan pada junior. Salah satu pesan kampanye Stop Kekerasan yang dilakukan UKM Seni dan Budaya Talas Unismuh Makassar, Sabtu (10/06/2023). @Jejakfakta/Erwin Ijarta

"Karnaval kali ini sebagai bentuk perlawanan terhadap bentuk kekerasan dan bullying di dunia perkuliahan yang kadang masih sering ditemukan terjadi di kampus," ujar Suandi.

Jejakfakta.com, Makassar - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Talas merupakan lembaga kampus bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang memiliki bakat dan minat di bidang kesenian.

UKM Talas menggelar perekrutan calon anggota baru angkatan ke- 22 dengan tema "Surprise" memasuki hari pertama proses indoor yang berlangsung selama 3 hari ke depan di kampus Unismuh Makassar, Sabtu (10/06/2023).

Calon anggota baru yang ikut bergabung sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Baca Juga : El Nino Mulai Diwaspadai, Guru Besar Unismuh Ingatkan Risiko Krisis Air dan Suhu Panas di Makassar

Organisasi yang bergerak di bidang seni dan budaya ini akan melanjutkan proses outdoor yang nantinya dilaksanakan di Kawasan Wisata Surandar Pattunuang Kabupaten Maros selama 4 hari.

Di hari pertama, para calon anggota baru menggelar Karnaval Budaya Lingkup Kampus, dengan membawa selembaran kertas bertuliskan 'STOP KEKERASAN' yang akhir-akhir ini marak dilakukan oleh senior terhadap juniornya.

Kampanye Stop Kekerasan yang dilakukan calon anggota baru UKM Seni dan Budaya Talas Unismuh Makassar, Sabtu (10/06/2023). @Jejakfakta/Erwin Ijarta

Baca Juga : Diguyur Hujan Sejak Subuh, 8.000 Jamaah Padati Unismuh Makassar untuk Salat Idulfitri

Ketua Umum UKM Seni Budaya Talas Unismuh Makassar, Suandi mengatakan, pelakasana karnaval ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menitik beratkan terhadap kebudayaan. Tahun ini fokus terhadap kontra dan perlawanan terhadap tindakan kekerasan yang marak terjadi di dunia kampus.

"Karnaval kali ini sebagai bentuk perlawanan terhadap bentuk kekerasan dan bullying di dunia perkuliahan yang kadang masih sering ditemukan terjadi di kampus. Senioritas yang kebablasan merupakan momok menakutkan dan sering merugikan pihak mahasiswa baru," ujar Suandi, dalam keterangan yang diterima Jejakfakta.com, Sabtu (10/06/2023).

Suardi menuturkan, hal ini harus segera mendapat perhatian khusus dari pihak Universitas karena tidak memberi dampak positive dan hanya memupuk tindakan kekerasan kedepannya.

Baca Juga : Unismuh Makassar Jadi Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 2026 di Sulsel

"Senioritas seharusnya dijalankan positive bagi senior sebagai bentuk perlindungan dan mendidik kepemimpinan bagi mahasiswa baru Unismuh," tuturnya.

Kampanye perlawanan tidakan kekerasan yang dilakukan oleh calon anggota baru dan pengurus UKM Talas ini berharap kedepannya dengan aksi ini memberi teguran kepada pihak kampus agar lebih fokus menyikapi masalah di dalam lingkup Universitas Muhammadiyah Makassar, sebagai kampus swasta ternama di Kota Makassar. (*)

Kampanye Stop Kekerasan yang dilakukan calon anggota baru UKM Seni dan Budaya Talas Unismuh Makassar, Sabtu (10/06/2023). @Jejakfakta/Erwin Ijarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#ukm talas #unismuh makassar #Karnaval Budaya #lingkup kampus #stop kekerasan #perlawanan terhadap tindakan kekerasan #dunia kampus #senioritas #Mahasiswa Baru #universitas muhammadiyah
Youtube Jejakfakta.com