Jejakfakta.com, Makassar - Wali kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto atau Danny Pomanto memberikan sinyal arah dukungannya ke capres usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Saat ini, Danny Pomanto juga merupakan Dewan Pimpinan Relawan Pro Jokowi (Projo) Sulawesi Selatan. Sementara sebelumnya Projo Sulsel telah menetapkan Capres dan Cawapres yang akan didukung pada Pilpres mendatang.

Ketua Projo Sulsel, Herwin Niniala mengatakan bahwa hal itu biasa terjadi dalam politik. Namun, Projo Sulsel tetap mendukung Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto sebagai Capres dan Cawapres nantinya.
Baca Juga : Munafri Dampingi Zulkifli Hasan Monitoring Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Untia
"Itu demokrasi, artinya tidak mengurangi dia sebagai pembina Projo Sulsel tapi Projo tetap dukung Prabowo Subianto," kata Herwin, Senin (3/7/2023).
Menurut Herwin, bahwa Danny yang merupakan Wali Kota Makassar harus bisa menjadi pengayom bagi seluruh partai politik serta tidak membedakan prtai politik.
"Pak Danny itu sebagai wali kota Makassar harus mengayomi semua partai dan ormas tidak bisa membedakan harus sama semua. Jadi apa pun tidak mengurangi selaku pembina. Itukan hak pilih," ungkapnya.
Baca Juga : Spanduk "Kami Muak Prabowo" Membentang di Flyover Makassar, Jurnalis dan OMS Desak Presiden Minta Maaf
Herwin mengatakan pihaknya yakin Projo Sulsel mendukung Prabowo Subianto sebagai capres dan Airlangga Hartarto sebagai cawapres sudah bulat dan akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada bulan September nantinya.
"Keputusan kemarin itu akan dibawa ke Rakernas nanti. Untuk Sulsel kita akan berjuang untuk Prabowo nanti di Rakernas lihat hasilnya," jelasnya.
Meski demikian, apabila hasil Rakernas memutuskan untuk mendukung salah satu calon di luar dari dukungan Projo Sulsel, kata Herwin pihaknya akan legowo menerima hasil keputusan tersebut.
Baca Juga : AJI Desak Prabowo Minta Maaf atas Ucapan "Londo Ireng", Nilai Ancam Kebebasan Pers
"Kita tidak bisa ngotot harus Prabowo, itu baru suara Sulsel bagaimana suara daerah lain. Kita harus legowo," pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memutuskan pengunduruan diri dari Partai Nasdem dengan alasan keluarga dan politik. Tak hanya itu, Danny disinyalir mundur dari partai pimpinan Surya Paloh tersebut karena mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 mendatang.
"Bisa juga karena alasan Nasdem calonkan Anies. Saya kira itu bukan satu-satunya alasan," kata Danny, Senin (3/7/2023).
Baca Juga : YLBHI Kecam Istilah "Londo Ireng" dari Presiden, Nilai Ancam Kebebasan Pers dan Ruang Kritik Publik
Danny pun memberikan sinyal akan bergabung dengan partai yang mengusung calon presiden, Ganjar Pramono setelah memutuskan mundur dari Nasdem.
"InsyaAllah bisa lama bisa cepat (bergabung PDIP) tapi saya tidak ingin menjadi duri dalam daging dalam putusan politik. Tunggu saja," ungkapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




