Jejakfakta.com, Pangkep - Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) bagikan bantuan di tiga kelurahan kecamatan Pangkajene, Jumat (7/7/23). Ketiga kelurahan tersebut yakni, Kelurahan Pado-doangan, kelurahan Mappasaile dan kelurahan Tumampua.
Bupati MYL didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial dan Camat Pangkejene menyalurkan bantuan bak air, beras dan bedah rumah.

Di Kelurahan Padoang-doangan, bantuan beras yang dibagikan seberat 1,7 ton kepada 170 penerima. Bantuan bak air sebanyak 100 unit. Bantuan perbaikan bedah rumah sebanyak 5 penerima tahun 2023.
Baca Juga : Peringatan HUT ke-66 Pangkep: Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan
Sementara di Kelurahan Mappasaile, Pemberian bantuan beras untuk 505 penerima. Bantuan bak air 100 penerima, termasuk perbaikan bedah rumah.
Untuk Kelurahan Tumampua, pemberian bantuan beras kepada 225 penerima. Pemberian bak air isi 600 liter kepada 100 penerima. Bedah rumah delapan unit penerima dibagi dua tahap.
Bupati Pangkep, MYL mengatakan, di kecamatan Pangkajene dibagikan beras sebanyak 30 ton lebih.
Baca Juga : Pemkab Pangkep Resmi Gunakan KKI, Dorong Transaksi Non Tunai
"Ini bantuan beras diberikan selama tiga bulan. Niatnya, karena harga beras sangat tinggi sehingga pemerintah memberikan bantuan beras kepada masyarakat kurang mampu," katanya.
Bantuan bak air yang diberikan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga khususnya saat musim kemarau.
Camat Pangkajene, Lukman Murtala mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan lurah untuk melihat kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Baca Juga : Bupati Yusran Shalat Id di Pegunungan, Warga: "Beliau Dekat dengan Kami"
"Bantuan yang disalurkan pak bupati memang sangat dibutuhkan masyarakat. Ada beras, bedah rumah dan bak air," katanya.
Lurah Tumampua, Taufik Nugroho menjelaskan bantuan bak air adalah program pemerintah untuk membantu masyarakat yang kesulitan air saat musim kemarau.
Bantuan bedah rumah yang diberikan kepada rumah yang memang tidak layak huni.
Baca Juga : Tinggal di Gubuk Tak Layak, Zainuddin dan Markus Dapat Hunian Baru dari Pemkab Luwu Timur
"Ada dua tahap, tahap pertama Rp100 juta untuk empat rumah disesuaikan dengan kerusakan. Tahap dua, bulan Juli, Agustus akan dimulai," jelasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




