Senin, 10 Juli 2023 15:07

Prajurit Kopasgat TNI AU Kecelakaan saat Terjun Payung di Maros, Korban Alami Luka Lengan

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Samsir
Ilustrasi penerjun payung. Prajurit TNI AU jatuh saat terjun payung di ketinggian 1.600 kaki (Pixabay/skeeze_
Ilustrasi penerjun payung. Prajurit TNI AU jatuh saat terjun payung di ketinggian 1.600 kaki (Pixabay/skeeze_

Parasut tak mengembang sempurna.

Jejakfakta.com, Maros - Salah satu prajurit TNI Angkatan Udara mengalami kecelakaan saat terjun payung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Senin (10/7/2023) viral di berbagai platform media sosial.

Dalam video yang beredar itu terlihat parasut prajurit TNI tersebut tidak mengembang hingga jatuh. Sejumlah warga geger dan mengamankan korban.

Informasi yang diterima Jejakfakta.com, prajurit TNI AU yang mengalami kecelakaan itu adalah Sertu MJ. Dia adalah prajurit yang bertugas sebagai perseonel Wing 2 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU.

Baca Juga : Antisipasi Krisis Air, Direksi PDAM Makassar Pantau Kesiapan Pompa Air Baku Sungai Moncongloe

Kepala Penerangan Akademi Angkatan Udara, Mayor Sus Sendang Arum Mahardani mengatakan, salah satu penyebab inisiden kecelakaan itu adalah karena hembusan angin yang tidak menentu, sehingga parasut sulit mengembang.

"Iya benar, insiden ini karena payung yang tidak mengembang sempurna dan kondisi angin yang relatif tidak stabil," kata Sendang dalam keterangannya, Senin (10/7/2023).

Korban Sertu MJ dilarikan ke RSUD Salewangan Turikale Maros untuk mendapat pertolongan pertama. Prajurit TNI AU tersebut saat ini sudah di rujuk ke RSAU dr Dody Sardjoto untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga : 9 Peserta Kafilah Pangkep Lolos Final MTQ ke-34 Sulsel, Tilawah Remaja Andalkan Ma'rifah dan Ahyar

Sendang menyebutkan bahwa Sertu MJ kini dalam kondisi yang baik. Meski demikian ia mengalami luka serius pada salah satu lengannya.

"Saat ini kondisi penerjun dari Kopasgat dalam keadaan baik dan stabil, meskipun ada dislokasi pada lengan bagian kiri," jelasnya.

Kegiatan terjun payung yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan rutin di TNI AU. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan penyegaran yang dilakukan secara berkala.

Baca Juga : Irwan Turun Langsung Cek Pemondokan, Pastikan Kafilah Lutim Siap Tampil Maksimal di MTQ Sulsel

"Kegiatan terjun tersebut merupakan kegiatan rutin, sebagai refreshing terjun pada drop zone yang telah ditentukan," terangnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#terjun payung #Kopasgat #TNI AU #parasut tidak mengembang #kecelakaan terjun payung #Maros #prajurit tni
Youtube Jejakfakta.com