Jejakfakta.com, Makassar - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tak bicara banyak saat ditanya soal dirinya mendapat tawaran untuk menjadi Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) pada Pemilu 2024 mendatang.
"Aduh. MasyaAllah..," kata Khofifah menjawab pertayaan wartawan, usai menghadiri pembukaan Konferensi Wilayah ke XI Muslimat NU Sulsel di kampus Universitas Islam Makassar, Selasa (25/7/2023).

Sebelumnya nama Ketua Umum PP Muslimat NU ini sempat dikabarkan masuk dalam bursa Bacawapres berpasangan dengan Anies Baswedan usulan Partai NasDem.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi
Ketua DPP NasDem, Effendi Choiri mengaku partainya sempat menjalin komunikasi dan menawari Khofifah untuk mendampingi Anies. Namun, yang bersangkutan tak menerima tawaran tersebut.
"Dia enggak mau atau enggak berani," ucap Gus Choi, sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Jumat (21/7/2023).
Meski demikian, Khofifah tetap mempersilahkan jika ada kader Muslimah NU yang bakal maju bertarung pada momen politik tahun 2024.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Harap Kolaborasi Erat dengan Partai Hanura Jelang Pemilu 2024
"Secara personal kalau ada kandidat caleg dimana silahkan. Tetapi bahwa secara institusional politiknya adalah politik kebangsaan," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




