Box breathing merupakan teknik pernapasan diyakini dapat membantu seseorang mengatasi cemas dan stres. Cara bernapas ini diduga mampu merelaksasi tubuh yang berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.
Melansir dari howstuffworks dan laman konsultasi dokter alodokter, teknik box breathing cukup sederhana untuk dipelajari berikut ini:

1. Tarik napas secara perlahan melalui hidung selama 4 detik.
Baca Juga : Waktunya Anak-anak Mandi Hujan, Biar Kekebalan Tubuh Meningkat dan Kreatif
2. Tahan napas selama 4 detik.
3. Keluarkan napas secara perlahan melalui mulut atau hidung selama 4 detik.
4. Tahan napas selama 4 detik tanpa menghirup napas.
Baca Juga : Agar Perut Tak Buncit, Yuk Ikuti Cara Duduk Nabi Saat Makan
5. Ulangi langkah di atas sebanyak yang kamu butuhkan.
Saat berada di situasi penuh tekanan yang dapat memicu stres, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin yang membuat detak jantung lebih cepat dan tekanan darah meningkat. Bahkan, napas juga bisa menjadi cepat sehingga terasa sesak. Maka box breathing bisa mengatur ritme pernapasan agar napas kembali teratur.

Baca Juga : Labu Kuning Tak Main-main: Sehatkan Otak, Cerahkan Mata, hingga Bikin Tidur Berkualitas
Manfaat terbesar box breathing adalah efek relaksasi yang dihasilkan, sehingga mampu menenangkan sistem saraf dan tubuh pun menjadi lebih rileks.
Ketika merasa stres, tubuh akan mengaktifkan sistem saraf simpatik yang berhubungan dengan gejala stres, seperti pernapasan dan detak jantung lebih cepat, tekanan darah meningkat, serta otot-otot tubuh menegang.
Sebaliknya, teknik box breathing mampu mengaktifkan sistem parasimpatik yang memicu respons relaksasi pada tubuh dan menurunkan kadar hormon kortisol yang erat kaitannya dengan stres. Dengan begitu, gejala stres bisa mereda.
Baca Juga : Naikkan Fungsi Ginjal dengan Daun Seledri, Resep Siloam Hospitals
Stres, kurang tidur, atau masalah pada kesehatan mental seperti gangguan kecemasan, merupakan hal-hal pengganggu seseorang untuk fokus. Dengan box breathing, pikiran lebih tenang. Saat pikiran tenang maka seseorang lebih mudah fokus dan konsentrasi.(Alodokter/howstuffworks).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




