Jejakfakta.com, Makassar -- Sebanyak 22 personel Kantor Basarnas Makassar melakukan latihan under water rescue yang merupakan latihan rutin satuan untuk meningkatkan kemampuan melakukan pertolongan dan pencarian khususnya di bawah air, di Pulau Samalona, Senin-Rabu, 23-25 Oktober 2023.
Kepala Basarnas Makassar, Mexianus Bekabel mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan rescuer dalam melakukan pertolongan dan pencarian di bawah air.

"Program ini ditujukan terkhususnya kepada para rescuer karena nantinya ketika mereka dihadapkan pada situasi kecelakaan kapal dengan korban berada di dalam air, maka mereka wajib mengetahui tindakan apa yang mesti di kerjakan," ujar Mexianus, melalui keterangan persnya, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga : Operasi SAR KM Nurul Salsa Makin Intensif, Dua KRI Tambahan Dikerahkan Cari 20 Korban
Sebanyak 22 personel Kantor Basarnas Makassar melakukan latihan under water rescue di Pulau Samalona, Senin-Rabu, 23-25 Oktober 2023. @Jejakfakta/dok. Basarnas
Dijelaskan oleh Mexianus bahwa kegiatan yang diikuti oleh 22 personel ini terdiri dari pengangkatan korban di dalam air, penggunaan fish finder, penggunaan aqua eyes, dan peningkatan skill water untuk rescuer.
"Dan semua giat telah dilaksanakan dengan baik, semua personel telah melaksanakan giat tersebut dan peralatan telah di uji fungsikan dan tidak ada kendala saat pelaksanannya," tutup Mexianus.
Baca Juga : Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Selayar, Bertahan Hidup Berpegangan pada Rompong Nelayan
Kegiatan under water rescue yang berlangsung selama tiga hari, pada hari ini, Rabu, 25 Oktober 2023 resmi ditutup oleh Kepala Kantor Basarnas Makassar, secara langsung di Pulau Samalona. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




