Sabtu, 18 November 2023 23:45

Rocky Gerung Pertanyakan Kritik Dilawan dengan Jerat UU ITE, Anies: Itu Bisa Direvisi dan Dikoreksi

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Pengamat politik Rocky Gerung mendatangi Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu, (6/9/2023). @dok. Kompas.com
Pengamat politik Rocky Gerung mendatangi Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu, (6/9/2023). @dok. Kompas.com

Jika kritikan rakyat tidak dibebaskan maka akan merugikan sebuah negara dan rakyatnya.

Jejakfakta.com, Makassar -- Pengamat Politik Rocky Gerung menilai tantangan terbesar di negara demokrasi saat ini adalah jeratan Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang saat ini banyak disalahgunakan oleh penguasa, termasuk yang menjerat dirinya.

Hal tesebut menjadi pertanyaan kepada Calon Presiden (Capres) dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan.

“Kenapa saya mesti ulas itu karena saya kena UU itu. Pertanyaan saya apakah Anies akan membatalkan UU itu demi saya yang sahabatnya atau demi demokrasi,” kata Rocky dalam Diskusi IKA Alumni Univeritas Negeri Makassar (UNM) di Makassar, Sabtu (18/11/2023).

Baca Juga : Daniel Tangkilisan Divonis Bersalah, Bentuk Pembungkaman Ekspresi

Selain itu, menurut Rocky demokrasi merupakan jaminan mutlak tentang kebebasan dalam berfikir, yang dapat menghasilkan kebebasan dalam berpendapat setiap warga negara.

“Tidak mungkin ada pikiran tidak di ucapkan dengan pendapat poin saya adalah kita sekarang dibikin dungu karena tidak mampu mengucapkan pendapat,” ujarnya.

“Kalau Rocky Gerung (dirinya) berpendapat harus sopan dan santun. Saya akan sopan dan santun pada ulama dan pada orang tua saya tidak mungkin sopan dan santun pada pejabat,” sambungnya.

Baca Juga : Ini Pernyataan AMIN Usai KPU Menetapkan Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024

Sementara itu, Capres Koalisi Perubahan itu langsung menjawab. Jika dirinya terpilih menjadi Capres maka melakukan revisi terkait UU ITE tersebut.

“Maka saya menjawab itu gampang, itu bisa direvisi, akan dikoreksi,” jawab Anies.

Selain itu, saat ditanya oleh Host, Dwi Anggia tentang kritikan yang dilakukan Rocky hingga membawanya ke kasus UU ITE, Anies mengatakan Rocky melakukan hal itu dengan akal sehat.

Baca Juga : Anies Hadiri Penandatanganan Komitmen Kemerdekaan Pers, Ganjar via Zoom dan Prabowo Diwakilkan

“Dia mengkritik dengan menggunakan kewarasan dan akal sehat,” ucapnya.

Kemudian menurut Anies, jika kebebasan berfikir dibuka maka timbul sebuah pendapat pro dan kontra, yang dapat membuat kebijakan pemerintah semakin solid.

Anies menegaskan bahwa sebuah kritikan untuk pemerintah adalah urusan dari pengkritik bukan urusan pendengar kritikan. Sehingga harus diberikan ruang untuk mengkritik.

Baca Juga : Anies Baswedan Sebut Parepare Salah Satu dari 40 Kota yang akan Ditingkatkan Pembangunannya

Anies juuga menerangkan bahwa kritikan rakyat untuk pemerintah tidaklah merugikan sebuah negara, melainkan jika kritikan rakyat tidak dibebaskan maka akan merugikan sebuah negara dan rakyatnya.

“Siapa yang paling dirugikan ketika ruang kebebasan itu hilang yang paling dirugikan adalah seluruh rakyat dan justru penyelenggara negara, bukan pengkritik yang paling dirugikan bukan pemerintah yang paling dirugikan, tapi adalah rakyat harusnya tercerdaskan dan negara yang seharusnya bisa membuat negara yang lebih baik,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#rocky gerung #negara demokrasi #UU ITE #Anies Baswedan #akal sehat #kritikan rakyat
Youtube Jejakfakta.com