Senin, 18 Desember 2023 06:41

Cek Fakta

Klarifikasi Klaim Ketum BEM Gielbran Muhammad Dikeluarkan UGM Usai Kritik Jokowi

Editor : Nurdin Amir
Universitas Gadjah Mada (UGM) - ugm.ac.id
Universitas Gadjah Mada (UGM) - ugm.ac.id

Ramai di media sosial menyebutkan jika pihak UGM telah mengeluarkan Ketum BEM Gielbran Muhammad Noor usai mengkritik presiden Jokowi.

Jejakfakta.com, Makassar -- Nama Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Gielbran Muhammad Noor viral usai mengkritik Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Gielbran bersama BEM UGM menggelar aksi dan memberikan gelar kepada Presiden Jokowi sebagai alumnus UGM yang paling memalukan di kawasan UGM pada Jumat (8/12/2023).

Dalam beberapa waktu terakhir ramai di media sosial menyebutkan jika pihak UGM telah mengeluarkan Ketum BEM Gielbran Muhammad Noor usai mengkritik presiden Jokowi.

Baca Juga : Tinjau Bendungan Jenelata, Pj Gubernur Bahtiar Pastikan PSN di Sulsel Tanpa Hambatan

Klaim video dengan narasi Gielbran dikelurkan dari UGM yang ditulis akun TikTok dengan menampilkan foto Rektor UGM Prof dr Ova Emilia dan Ketua BEM UGM Gielbran Muhammad Noor.

Dalam video tersebut menuliskan:

Alhamdulillah…! akhirnya mahasiswa yang paling cerdas dikeluarkan dari Kampus, prestasinya cuma dapat nasi kotak gratis"

Baca Juga : Forum Cik Di Tiro Nobatkan Jokowi sebagai Bapak Politik Dinasti Indonesia

Namun, benarkah klaim Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Gielbran Muhammad Noor dikeluarkan usai mengkritik Presiden Joko Widodo atau Jokowi?

Benarkah klaim video Gielbran Muhammad Noor dikeluarkan dari kampus UGM? Simak penjelasan berikut:

Penjelasan

Baca Juga : Isu Jokowi Akan Bertemu Megawati, Puan: Pak Presidennya Mau Ketemu Nggak?

Sekretaris UGM Dr Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks atau disinformasi.

“Kabar kalau UGM mengeluarkan Gielbran itu tidak benar atau hoaks. UGM tidak mengeluarkan atau men-DO yang bersangkutan,” ujar Andi kepada ANTARA di Jakarta, Ahad.

Andi juga menegaskan bahwa pihak kampus juga tidak memberikan peringatan pada Gielbran, karena merupakan hak seseorang untuk menyampaikan aspiirasinya. Pihak UGM hanya mengingatkan mahasiswa untuk mengedepankan etika dan kesantunan saat melontarkan kritik.

Baca Juga : CEK FAKTA: Beredar Video Rocky Gerung Ditangkap dan Sudah Jadi Tersangka

Saat ini, poster yang memuat kritik tersebut telah berganti dengan narasi Presiden Jokowi sebagai alumnus yang paling membanggakan. Menurut Andi, hal itu merupakan dinamika kampus.

“UGM tetap memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. Penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan dengan cara yang mengedepankan kesantunan dan tidak mengganggu ketertiban,” imbuh dia.

Kesimpulan

Baca Juga : Jokowi Minta Masyarakat Laporkan Kerusakan Jalan di Daerah Masing-masing Lewat Akun Pribadinya

Klaim yang menyebutkan Ketua BEM UGM dikeluarkan karena kritik Jokowi tidak benar. Pihak UGM hanya mengingatkan mahasiswa untuk mengedepankan etika dan kesantunan saat melontarkan kritik.

Sumber: Antara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Gielbran Muhammad Noor #Jokowi #Ketua BEM UGM
Youtube Jejakfakta.com