Rabu, 10 Januari 2024 19:26

Sentil Prabowo, JK Sebut Indonesia Butuh Pemimpin yang Tenang dan Bukan Pemarah

Editor : Nurdin Amir
Jusuf Kalla (JK) saat menjadi nara sumber diacara dialog kebangsaan dan kewirausahaan yang diselenggarakan Ikatan saudagar muslim indonesia di Hotel Namira, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/1/2024). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Jusuf Kalla (JK) saat menjadi nara sumber diacara dialog kebangsaan dan kewirausahaan yang diselenggarakan Ikatan saudagar muslim indonesia di Hotel Namira, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/1/2024). @Jejakfakta/dok. Istimewa

JK minta turun ke lapangan adu gagasan-gagasan yang akan dilakukan apabila menang.

Jejakfakta.com, Surabaya -- Kurang lebih 35 hari jelang pemilihan presiden, Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK), kembali mengingatkan masyarakat Indonesia untuk berhati-hati memilih presiden pada Pemilu 2024, Februari mendatang. JK menyinggung soal calon presiden yang pemarah.

"Kalau negara ini dipimpin oleh presiden yang suka marah-marah, waduh," ungkap JK saat menjadi nara sumber diacara dialog kebangsaan dan kewirausahaan yang diselenggarakan Ikatan saudagar muslim indonesia di Hotel Namira, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/1/2024).

JK menambahkan, persoalan bangsa Indonesia cukup banyak. Dengan demikian, dibutuhkan pemimpin yang tenang dan tidak mengedepankan emosi. "Pemimpin harus punya gagasan, tenang dan tidak emosional," kata JK dalam siaran pers yang diterima redaksi Jejakfakta.com.

Baca Juga : Jusuf Kalla di Untirta: Perang Modern Ditentukan Teknologi, Indonesia Harus Cetak Lebih Banyak Wirausaha

"Bagaimana kalau berdebat dengan kepala negara lain, bisa ditonjok itu kepala negara. Jadi harus hati2 betul dalam memilih pemimpin," imbuh JK lagi.

Ia bahkan mengibaratkan seperti naik bis. Bagi JK, yang menentukan keselamatan penumpang serta cepat tidaknya sampai ditujuan adalah sopir. "Bagaimana kalai sopir suka marah-marah, kan bisa tabrakan," sebut JK.

Pada kesempatan sama, JK juga mengungkapkan alasannya memilih pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang. Menurutnya, AMIN adalah pasangan terbaik dari tiga pasangan tersebut termasuk dalam mencontoh Rasulullah dalam memilih pemimpin.

Baca Juga : Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin Yokohama, Dorong Masjid Jadi Pusat Persatuan Diaspora

"Jika kita berpedoman pada Rasulullah itu ada empat. Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fatanah. dan yang paling lengkap adalah pasangan AMIN," tegas JK.

Olehnya itu JK berharap agar pasangan AMIN terus turun ke masyarakat untuk berkampanye dengan baik. AMIN juga diminta menjelaskan gagasan-gagasan yang akan dilakukan apabila menang.

"Harus memberikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa AMIN ini adalah pemimpin yang dapat memajukan bangsa ini," tutup JK.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Jusuf Kalla #Calon Presiden #Pemilu 2024 #pemarah #marah-marah #memilih pemimpin
Youtube Jejakfakta.com