Jumat, 02 Februari 2024 13:13

Was-was Dikasih Nilai 0 di Debat Capres Terakhir, Prabowo: Sorry ye emang gue pikirin emangnya lu siape

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto saat menghadiri silaturahmi relawan Prabowo Gibran Se-Sulsel yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, Jumat (2/1/2024). @Jejakfakta/Atri
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto saat menghadiri silaturahmi relawan Prabowo Gibran Se-Sulsel yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, Jumat (2/1/2024). @Jejakfakta/Atri

Prabowo mengaku pentingnya hilirisasi untuk mendirikan pabrik sendiri dalam mengelola kekayaan negara.

Jejakfakta.com, Makassar -- Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto mengungkit nilai 11 yang diberikan Capres nomor urut 1, Anies Baswedan pada dirinya yang di anggap nilai kecil.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberi nilai pada warga yang menjawab benar terkait arti hilirisasi saat kegiatan silaturahmi relawan Prabowo Gibran Se-Sulsel yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, Jumat (2/1/2024).

"Lumayan dapat nilai 100, aku hanya dapat nilai 11 loh. Aku was-was menghadapi debat tanggal 4, kalau hari itu dikasi nilai 11 enggak tahu nanti dikasih nilai berapa, mungkin di kasi (nilai) 0," bebernya.

Baca Juga : ASN Gowa Wajib Bersepeda Setiap Rabu, Bupati Dorong Hidup Sehat dan Hemat Energi

Prabowo menduga akan diberikan nilai yang lebih kecil di debat terakhir yang akan datang. Ia menuturkan bahwa dirinya tidak ambil pusing dan tidak menganggap itu sesuatu yang penting.

"Tapi gampang jawabnnya, sory ye emang gue pikirin. Emangnya lu siape," cetusnya.

Meski demikian, Prabowo mengatakan bahwa pentingnya hilirisasi untuk mendirikan pabrik sendiri dalam mengelola kekayaan negara.

Baca Juga : Mentan Amran Tegaskan Hilirisasi Kunci Perkuat Ekonomi Nasional di Hadapan Saudagar Bugis Makassar

"Saudara-saudara sekalian tadi jawabannya benar jadi kekayaan kita harus kita olah di Bumi Indonesia, pabrik-pabrik harus ada di Indonesia," bebernya.

"Pekerja-pekerjanya harus orang Indonesia dengan gaji yang cukup, yang layak. Kita tidak mau lagi rakyat kita dikasi UMR-UMR," sambungnya.

Sebelumnya, pada debat ke 3 Capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tanggal 7 Januari lalu. Capres nomor urut 1, Anies Baswedan memberikan nilai 11 dari 100 atas kinerja Prabowo sebagai Kementerian Pertahanan.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Prabowo Subianto #Anies Baswedan #hilirisasi #kementerian pertahanan
Youtube Jejakfakta.com