Sabtu, 16 Maret 2024 05:11

BPOM Makassar Uji Sampel Takjil Selama Ramadan, Jaya Sebut Belum Temukan Pedagang Nakal

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
BPOM) Kota Makassar melakukan kegiatan uji sampel makanan dalam intensifikasi pengawasan pangan takjil selama bulan Ramadan 1445 H di Pasar Pa' Baeng-baeng Makassar, Jumat (15/3/2024). @Jejakfakta/Atri
BPOM) Kota Makassar melakukan kegiatan uji sampel makanan dalam intensifikasi pengawasan pangan takjil selama bulan Ramadan 1445 H di Pasar Pa' Baeng-baeng Makassar, Jumat (15/3/2024). @Jejakfakta/Atri

Kebanyakan yang diuji kue berwarna merah dan kuning, kemudian ada cendol cincau yang dicurigai ada boraxnya.

Jejakfakta.com, Makassar -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Makassar melakukan kegiatan uji sampel makanan dalam intensifikasi pengawasan pangan takjil selama bulan Ramadan 1445 H.

Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Makassar, Jaya Abdullah mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, umumnya terhadap pangan takjil atau makan-makan takjil yang dikonsumsi.

Jaya mengungkapkan ada beberapa bahan yang menjadi prioritas untuk ditemukan, seperti bahan pewarna makanan yang berwarna kuning dan merah, Boraks dan juga formalin.

Baca Juga : JPU Tuntut Mira Hayati 6 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar dalam Kasus Skincare Berbahaya

Diketahui, semua jenis bahan tersebut, kata Jaya menjadi bahan utama bagi pedagang-pedagang nakal untuk mencampurkan ke bahan makanan yang diperdagangkan

“Dalam pangan takjil ini yang kita prioritaskan adalah ada empat bahan berbahaya yang kita wajibkan sering muncul di bahan pangan,” kata Jaya setelah mengambil sampel di Pasar Pa'baeng-baeng Kota Makassar, Jumat (15/3/2024).

Dalam pengambilan sampel, Jaya menyebut ada 16 sampel makanan yang diambil untuk di tes uji cepat.

Baca Juga : Waspada! 6 Merek Skincare Mengandung Bahan Berbahaya Beredar di Sulsel

“Ini sebabnya hanya metode cepat jadi tes awal. Kan biasanya ada tes KIP kalau misalnya ada produk makan tersebut yang kita curigai itu kita lakukan sampeling ulang kemudian dengan sampel yang sama kita uji lab di lanjutkan di kantor BPOM di laboraturium, demi untuk mendapatkan yang akurat, yang ini untuk sementara saja,” paparnya.

Jajanan Takjil Buka Puasa. Selama ramadan penjual jajanan takjil banyak di jumpai di berbagai tempat di Kota Makassar, untuk menjaga rasa aman pihak BPOM melakukan uji sampel sebagai bentuk pengawasan pangan takjil selama bulan Ramadan 1445 H. @Jejakfakta/Atri

Beberapa makanan yang diperiksa rata-rata makanan yang sering dijajakan oleh masyarakat, sehingga menjadi makanan yang diprioritaskan untuk diperiksa.

Baca Juga : Safari Ramadan ke Bulukumba, IAS Disebut Sosok Paling Pas Pimpin Sulsel

“Minuman berwarna, kemudian kue berwarna, kebanyakan kue berwarna merah berwarna kuning kemudian ada cendol cincau, ini kan biasanya cendol atau cincau ini kita curigai ada borax-nya,” sebutnya.

Rencananya, pemeriksaan ini akan berlangsung selama bulan ramadan di beberapa titik pedagang makanan berbuka atau takjil, terutama di mana mobilitas berkumpul masyarakat lebih tinggi.

“Kita liat nanti intensitasnya itu kita liat kondisinya bagaimana kalau misalnya memungkinkan setiap Minggu atau 2 kali seminggu,” ujarnya.

Baca Juga : BPOM Laporkan Temuan Kosmetik Ilegal Banyak Beredar di Makassar

Meski demikian, sejauh ini Jaya menuturkan pihaknya belum menemukan pedagang-pedagang yang nakal beberapa tahun terkahir khususnya di Kota Makassar.

“Belum sampai saat ini Alhamdulillah masih aman. Tahun lalu tidak ada. Di beberapa titik,” imbuhnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#BPOM Makassar #pangan takjil #Ramadan 1445 H #pedagang nakal #uji cepat
Youtube Jejakfakta.com