Jejakfakta.com, Makassar -- PSM Makassar senasib dengan Persija Jakarta karena sama-sama mendapatkan sanksi dari Federasi Sepakbola Dunia (FIFA). PSM bersama PSS Sleman pun masuk daftar hukuman registration ban atau larangan untuk melakukan aktivitas transfer pemain.
Sebelumnya, sudah ada lima klub Indonesia yang dijerat hukuman registration ban. Lima klub tersebut adalah Persija Jakarta, Persiwa Wamena, Persiraja Banda Aceh, Persikab Bandung, dan Sada Sumut FC.

Selain Persiwa Wamena, empat klub di atas kena sanksi FIFA berupa larangan transfer selama tiga periode. Sementara untuk Persiwa Wamena sendiri, hukumannya efektif sejak 12 Mei 2022 dan disanksi sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Baca Juga : Dari Kalah Lawan Kotak Kosong hingga Jadi Wali Kota, Munafri Motivasi Mahasiswa FH Unhas Pantang Menyerah
Dalam data terbaru, PSM Makassar dan PSS Sleman juga terkena sanksi FIFA terkait masalah yang sama yakni registration ban. Sanksi yang dijatuhi kedua tim tersebut juga sama, yakni larangan transfer pemain selama tiga periode.
Adapun sanksi yang dijatuhkan ke Juku Eja -julukan PSM Makassar- efektif berlaku sejak 12 April 2024. Sementara PSS Sleman, hukuman mereka mulai berlaku pada 9 April 2024. Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan dua tim ini terkena hukuman menyusul Persija dan empat tim lainnya.
Untuk PSM Makassar, diduga kena sanksi dari FIFA karena masalah penunggakan gaji pemain. Karena seperti yang diketahui, beberapa waktu ada beberapa pemain Juku Eja yang mengalami penunggakan gaji di Liga 1 musim ini.
Baca Juga : PSM Makassar Bangkit, Tekuk Persik Kediri 3-1 dan Dekati Zona Tengah Klasemen
Dengan begitu, PSM Makassar dan PSS Sleman wajib segera menyelesaikan administrasi yang menjadi masalah bagi FIFA. Itu semua harus diselesaikan agar mereka dapat mendatangkan pemain baru di musim depan.
Penjelasan PSM
Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim mengatakan, PSM berjanji akan menyelesaikan sengketa yang berimbas dari sanksi FIFA tersebut.
Baca Juga : Comeback Taktis di Babak Kedua, PSM Makassar Petik Kemenangan Dramatis
"Terkait pemberitaan yang beredar perihal sanksi transfer pemain kepada PSM, kami sampaikan bahwa PSM menghargai proses yang telah dilaksanakan oleh FIFA," kata Sule sapaan akrabnya, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (16/4/2024).
Ia mengakui ada sengketa kewajiban PSM yang belum dilaksanakan musim ini. Hanya saja, Sule belum menjelaskan secara rinci terkait sengketa tersebut.
"PSM membenarkan bahwa memang pada musim ini memiliki sengketa penyelesaian kewajiban terkait dengan evaluasi pemain pada putaran kedua yang lalu. Saat ini penyelesaiannya sudah on progress," jelasnya.
Baca Juga : Dramatis di Bantul! Gol Menit 90+9 PSM Makassar Bungkam PSIM Yogyakarta 2-1
PSM yakin akan menyelesaikan sengketa tersebut. Diharapkan sanksi FIFA itu tidak sampai berdampak pada persiapan PSM menatap musim depan.
"Yang pasti, manajemen berkomitmen bahwa permasalahan ini akan diselesaikan sebelum bursa transfer musim 2024/2025 dibuka sehingga tidak mengganggu kesiapan dari PSM untuk berkompetisi pada musim yang akan datang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




