Kamis, 03 Oktober 2024 21:19

Kampanye di Malimongan Tua, Appi Janjikan Gratis Retribusi Sampah dan Seragam Sekolah

Editor : Redaksi
Penulis : Erwin Ijarta
Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat melakukan kampanye dialogis di Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kamis, (3/10/2024). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat melakukan kampanye dialogis di Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kamis, (3/10/2024). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Appi imbau warga jangan saling hasut, fitnah, bermusuhan, dan menghindari hal-hal yang memecah belah persatuan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali menunjukkan komitmennya menggratiskan iuran sampah jika mendapat amanah memimpin Kota Makassar. Termasuk menggratiskan seragam sekolah untuk anak setiap tahun ajaran baru.

Penegasan itu disampaikan Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin ketika melakukan kampanye di Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kamis, (3/10/2024). Kesempatan tersebut Appi didampingi Ketua Hanura Makassar, M. Yunus serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam keterangan persnya, Appi mengatakan, kebijakan iuran sampah dam seragam sekolah gratis bukan sesuatu yang tidak mungkin. Sebab, itu bisa dilakukan melalui Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwali).

Baca Juga : Dukung Program Munafri-Aliyah, Perumda Air Minum Makassar Perluas Pembayaran Non-Tunai melalui QRIS

"Ada yang bilang tidak mungkin, biaya sampah gratis. Itu ada aturannya. Tidak mungkin kita bicara kalau tidak bisa," kata Appi disambut riuh ratusan warga yang hadir.

Diakui Appi, iuran sampah dan seragam sekolah gratis merupakan sebagian kecil solusi yang disiapkan bersama wakilnya, Aliyah Mustika Ilham, untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Solusi tersebut untuk menjawab keluhan masyarakat mengenai harga bahan pokok yang mahal.

Baca Juga : Auditor KONI Makassar Siap Tempuh Jalur Hukum, Minta APAK dan GRH Tak Seret Nama Wali Kota Soal Dana Hibah

"Ini salah satu solusi untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Karena bagaimana daya beli bisa meningkat, kalau ada beban yang seperti ini," kata Appi.

Solusi lainnya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, kata Appi, pihaknya akan menyediakan pelatihan kerja untuk bisa lebih produktif, termasuk pemberian modal usaha. Upaya tersebut sekaligus menjawab mengenai minimnya lapangan kerja yang tersedia.

"Kita akan beri pelatihan. Seperti ibu - ibu kita beri pelatihan menjahit dan akan mendapatkan sertifikat. Sehingga ketika pulang ke rumahnya, dia bawa pulang mesin jahit dan modal usaha," kata Appi yang disambut riuh warga 'Wattunami Appi'.

Baca Juga : Ketua KONI Makassar Tegaskan Hibah Rp15 Miliar Sah, Disahkan DPRD dan Siap Diaudit

Di samping itu, Appi juga berpesan kepada masyarakat, menghadapi pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, tetap menjaga persaudaraan. Meski berbeda pilihan.

Ketua DPD II Golkar Kota Makasar itu menuturkan, persatuan di atas segala kepentingan.

"Kalaupun ada perbedaan pilihan itu hal biasa, maka tetap menjaga kerukunan warga. Karena Pilwali hanya sesaat memilih pemimpin.

Baca Juga : Hari Ini Musda Golkar Sulsel Dibuka Bahlil, IAS Hampir Pasti Terpilih Aklamasi

"Jangan hanya karena beda pilihan, kita saling hasut, saling fitnah dan bermusuhan. Harus menghindari hal-hal yang memecah belah persatuan," tuturnya.

"Pemilihan Wali Kota dunia ji, jangan hanya karena beda pilihan saling hasut, caci maki. Itu harus kita hindari," sambungnya.

Tak kalah penting, ia mengajak warga untuk memastikan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), 27 November mendatang. Serta memastikan menjatuhkan pilihan pada pasangan calon nomor urut 1, Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham.

Baca Juga : IAS Jadi Kandidat Pertama Kembalikan Formulir Calon Ketua Golkar Sulsel, Pengembalian Dijadwalkan Hari Ini

"Tanggal 27 November hari pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota. Pastikan datang ke TPS untuk mencoblos. Percuma kita teriak - teriak Wattunami Appi nomor 1, kalau kita tidak ke TPS," ajaknya.

Sementara Ketua Hanura Makassar, M. Yunus menambahkan, pihaknya sengaja mengundang Munafri Arifuddin berkampanye di Malimongan Tua, untuk mendengarkan secara langsung program yang akan diterapkan jika diamanahkan bersama Aliyah memimpin Kota Makassar.

"Kami mengundang Pak Appi untuk mendengarkan langsung apa yang ingin dilakukan jika sudah jadi Wali Kota. Karena masyarakat juga ingin tahu apa yang ingin diperbuat nantinya," imbuhnya.(Adv.)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #iuran sampah #seragam sekolah #Malimongan Tua #Pilwalkot Makassar
Youtube Jejakfakta.com