Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Calon Wali Kota Makassar nomor urut 1, Munafri Arifudin mengkritik mekanisme debat pertama yang di selenggarakan di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (26/10/2024). Menurut Appi, pembahasan dalam debat kurang mendalam karena tidak ada sub tema yang membahas secara bersama-sama.
"Debat tadi sudah berjalan dengan baik. Tetapi, menurut saya, pembahasan itu harus lebih tajam. Harusnya ada satu sub tema yang dibahas secara bersama-sama," ujar Appi panggilan akrabnya kepada Wartawan usai debat terbuka pertama Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Makassar , Sabtu (26/10/2024).

Hal itu, kata dia, pembahasan terhadap satu tema secara bersama-sama akan mengukur bagaimana sudut pandang masing-masing paslon dalam memberikan solusi. Termasuk sepakat atau tidak sehingga masyarakat bisa menilai para kandidat.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Ajak Warga Perkuat Sinergi dengan Polri
"Dibuatkan satu sub tema supaya kita betul-betul mampu melihat apakah ada persamaan dan kita bisa lihat apakah ada yang setuju atau tidak," ujarnya.
Diketahui, dalam mekanisme tersebut para calon mengulas sub tema berdasarkan hasil undian termasuk menjawab pertanyaan.
Hal lain dalam kesempatan yang sama, Appi juga menyampaikan bahwa progam visi-misi yang diusungnya bersama Aliyah Mustika Ilham merupakan hasil kemauan masyarakat yang telah "dibungkus" dalam bentuk program.
Baca Juga : Munafri Arifuddin Resmi Jadi Wali Kota Makassar 2025-2030, Appi: Tak Ada Lagi Nomor Urut
"Program ini dibikin hasil pantauan kita yang menjadi keinginan masyarakat yang diolah menjadi sebuah produk yang akan dikembalikan lagi ke masyarakat," ujarnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




