Jejakfakta.com, PAREPARE -- Liburan awal tahun di Pantai Lumpue, Parepare, nyaris berujung tragedi bagi Ismar (12), seorang remaja yang tenggelam saat berenang di pinggir pantai pada Rabu (1/1/2025). Beruntung, Tim Siaga SAR Khusus Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang sedang berjaga di lokasi berhasil melakukan penyelamatan heroik, membawa korban ke darat, dan memberikan pertolongan pertama.
Menurut keterangan Andi Sultan, Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulawesi Selatan, insiden bermula ketika Ismar bermain di bibir pantai dan terseret ombak yang cukup kuat.

"Korban sempat tenggelam, tapi segera dievakuasi oleh Tim Siaga SAR yang memang bertugas di sekitar lokasi wisata. Setelah diberi penanganan darurat, korban langsung dibawa ke RS Ainun untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Sultan.
Baca Juga : Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Wabup Puspa Sidak Sejumlah SKPD
Kehadiran Tim SAR di Pantai Lumpue merupakan bagian dari program Siaga SAR Khusus Nataru yang dirancang untuk memastikan keselamatan masyarakat selama libur panjang.
"Kami menempatkan personel di berbagai lokasi wisata yang ramai pengunjung untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Sultan.
Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Baca Juga : Objek Wisata di Luwu Timur Diserbu Pengunjung, Pemkab Siaga Jaga Kenyamanan Wisatawan
Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Sulawesi Selatan, turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada saat anak-anak bermain di area wisata perairan.
"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami berharap orang tua lebih aktif mengawasi anak-anak mereka agar tetap berada di area yang aman, terutama di lokasi wisata yang rawan ombak atau arus deras," tegasnya.
Beruntung, penyelamatan cepat dari Tim SAR berhasil mencegah potensi fatalitas. Ismar kini dilaporkan dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berlibur, terutama di destinasi pantai atau perairan.
Liburan panjang memang waktu yang ditunggu-tunggu banyak keluarga, tetapi peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan tidak boleh diabaikan. Mari saling menjaga agar liburan berakhir dengan kebahagiaan, bukan duka.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




