Sabtu, 24 Desember 2022 10:58

Bencana Longsor di Tinggimoncong, Tiga Warga Dinyatakan Hilang

Editor : Nurdin Amir
Longsor di Gowa, Sulawesi Selatan.
Longsor di Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam laporan tersebut tiga warga dinyatakan hilang dan tujuh orang sudah dievakuasi dalam keadaan selamat.

Jejakfakta.com, Gowa - Bencana tanah longsor terjadi di Lingkungan Bontote'ne, Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Tiga warga dinyatakan hilang dan satu rumah rusak parah tertimbun tanah.

"Ijin melaporkan Bapak Bupati bahwa terjadi Longsor di wilayah Bangkeng Tabbing, Lingkungan Bontotene, Kel. Bontolerung. Satu Buah rumah kantor yang ditempati pandawa lima tertimbun longsor dan di dalam rumah tersebut terperangkap sekitar tiga orang," tulis pesan laporan dari Kelurahan Bontolerung, Sabtu (24/12/2022).

Dalam laporan tersebut juga menyebutkan tujuh orang warga sudah dievakuasi dalam keadaan selamat. 

Baca Juga : Jalan Poros Maros - Bone Tertutup Longsor, 2 Rumah Tertimbun

"Korban yang terjebak longsoran adalah Muhammad Arsyad, Anwar, dan Hasan. Adapun rumah warga yang terseret deras air Sungai Manappa yaitu rumah atas nama Pak Halim dan Dg Conci," tulisnya.

Kejadian sekitar Pukul 03.00 wita. 

Saat ini, Tim dari Basarnas Sulawesi Selatan menuju ke lokasi guna melakukan evakuasi terhadap korban yang dinyatakan hilang.

Baca Juga : Update: Dua Korban Meninggal akibat Longsor di Tinggimoncong Gowa

Bencana tanah longsor yang terjadi di Tinggimoncong, Kabupaten Gowa diduga akibat curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak Jumat (23/12/2022) kemarin.

Sulawesi Selatan naik ke status awas cuaca ekstrem menurut peringatan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah IV Makassar, mulai 23 sampai 25 Desember 2022. Cuaca dengan intensitas hujan sedang hingga lebat.

"Diharapkan para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi," kata Plh Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, Kamal, dalam siaran persnya, Jumat (23/12/22). (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kelurahan Bontolerung #Bencana tanah longsor
Youtube Jejakfakta.com