Jejakfakta.com, MAKASSAR – Dunia pers nasional kembali berduka. Tokoh besar pers Indonesia, HM Alwi Hamu, meninggal dunia pada Sabtu (18/1/2025) pukul 06.50 WIB di Rumah Sakit Puri Indah, Jakarta Barat.
Kabar ini pertama kali tersebar melalui pesan berantai di berbagai grup WhatsApp (WAG). Dalam pesan tersebut, keluarga menyampaikan duka cita mendalam dan memohon doa untuk almarhum.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak HM Alwi Hamu. Mohon maaf atas kesalahan almarhum. Semoga husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," tulis pesan tersebut.
Baca Juga : Tiga Serangkai
Alwi Hamu dikenal sebagai pendiri Harian Fajar, salah satu media terbesar di Indonesia Timur. Di bawah kepemimpinannya, Harian Fajar tidak hanya menjadi corong informasi bagi masyarakat, tetapi juga mendorong banyak perubahan positif di berbagai sektor. Alwi Hamu juga aktif dalam dunia usaha, menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda di Sulawesi Selatan.
Selain perannya di dunia pers, Alwi Hamu merupakan figur yang dikenal dekat dengan para pemimpin daerah. Dengan berbagai gagasannya, ia turut andil dalam membangun citra positif Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
HM Alwi Hamu meninggal dunia pada usia 76 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Semasa hidupnya, ia juga menerima berbagai penghargaan, termasuk dari Dewan Pers, sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam memajukan dunia jurnalistik di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




