Ahad, 16 Februari 2025 07:30

Advetorial

PDAM Makassar Keruk Sedimen di Daerah Aliran Lekopancing

Editor : Redaksi
Tim PDAM Makassar, Sabtu (15/2/2025), mengeruk sedimen di daerah aliran Bendungan Lekopancing Maros yang merupakan sumber air baku Perumda Air Minum Makassar.
Tim PDAM Makassar, Sabtu (15/2/2025), mengeruk sedimen di daerah aliran Bendungan Lekopancing Maros yang merupakan sumber air baku Perumda Air Minum Makassar.

Kondisi di atas mengakibatkan gangguan produksi di IPA II Panaikang yang air bakunya berasal dari Bendungan Lekopancing yang berdampak pada penyesuaian suplai air bersih ke pelanggan di daerah utara dan timur kota.

Laporan: Humas PDAM Makassar

Makassar - Banjir yang terjadi beberapa hari lalu juga mengganggu suplai air bersih ke pelanggan Perumda Air Minum Kota Makassar. Luapan air dari Sungai Lekopancing membuat sedimen lumpur dari area pertambangan sekitar lokasi masuk ke aliran air baku. 

Kondisi di atas mengakibatkan gangguan produksi di IPA II Panaikang yang air bakunya berasal dari Bendungan Lekopancing yang berdampak pada penyesuaian suplai air bersih ke pelanggan di daerah utara dan timur kota. 

Baca Juga : PDAM Makassar Kebutan Koneksi Pipa Pongtiku, Plt Dirut Hamzah Ahmad Tinjau Pengerjaan hingga Larut Malam

Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Makassar, Asdar Ali, mengatakan, imbas dari gangguan tersebut membuat produksi terganggu di mana idealnya inflow dari Bendungan Lekopancing minimal 994 lps dan kondisi yang ada menunjukkan bahwa inflow saat ini hanya di angka 700-800 lps. 

“Kondisi tersebut membuat kami harus melakukan pengurangan atau pengaturan outflow agar level air reservoir bisa stabil,” katanya. 

Asdar mengatakan, saat ini dilakukan penanggulangan berupa pengerukan menggunakan excavator di seksi 7 & 8 dan pembuatan kolam perangkap lumpur di dekat lokasi penambangan untuk mengurangi volume lumpur yang masuk dalam saluran air baku. Selain itu, saat ini tengah dilakukan pembuatan tanggul setinggi 1 meter sepanjang +/- 200 meter untuk menahan lumpur masuk ke saluran agar kedepannya tidak lagi mengganggu jalannya air baku dan diperkirakan akan selesai dalam dua pekan. 

Baca Juga : PDAM Makassar Tanggap Cepat Keluhan Pelanggan, Kualitas Air di Mallengkeri Kembali Dinormalisasi

“Kita terus memantau dan proses pengerukan masih dilaksanakan. Dan hari ini (Sabtu 15 Februari 2025) akan dilakukan pengukuran flow dari Bendunga Lekopancing sampai intake panaikang dengan jumlah 10 titik dibantu oleh teman-teman dari Fakultas Teknik Sipil Unhas,” tambahnya. 

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Beni Iskandar, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait aktivitas tambang di sekitar seksi 7-8 tersebut. 

“Kami telah bersurat Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang dengan tembusan ke Pj. Gub Sulsel, juga ke Bupati Maros dan Direktur PDAM Maros, semoga ada solusi terkait hal ini,” katanya. (Advetorial) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Perumda Air Minum Makassar #Bendungan Lekopancing
Youtube Jejakfakta.com