Jejakfakta.com, MAROS – Menyambut bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggelar pasar murah di 13 kecamatan guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Maros, Muhlisa Fachruddin, mengatakan pasar murah ini menjadi solusi bagi warga untuk memperoleh sembako dengan harga di bawah pasaran.

“Kami pastikan harga yang ditawarkan lebih murah dibanding harga pasar,” ujarnya.
Baca Juga : Safari Ramadan Berlanjut ke Kepulauan, Munafri Sapa Warga di Barrang Lompo 18 Maret
Sayangnya, dari 14 kecamatan di Maros, hanya Kecamatan Mallawa yang tidak kebagian program ini. Muhlisa menjelaskan bahwa faktor geografis dan keterbatasan armada Bulog menjadi kendala utama.
"Kami mohon maaf karena lokasinya cukup jauh," katanya.
Pasar murah ini akan digelar hampir setiap hari sepanjang Ramadan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan beras.
Baca Juga : Gerakan Pangan Murah di Gowa, Pemkab Siapkan Sembako Lebih Murah Jelang Idul Fitri
Adapun harga yang ditawarkan antara lain:
- Minyak Goreng Kita: Rp15.000 per liter
- Gula Pasir: Rp17.500 per kilogram
- Beras: Rp11.500 per kilogram
Namun, guna mencegah aksi borong, pembelian dibatasi. Setiap warga hanya diperbolehkan membeli maksimal:
- 2 liter minyak goreng
- 2 kilogram gula pasir
- 2 kilogram tepung terigu
- 2 karung beras (10 kg)
Bahkan, beberapa kecamatan mengusulkan agar pasar murah ini digelar langsung di kantor kecamatan masing-masing agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Baca Juga : Jelang Lebaran, Munafri Turun ke Pasar Pabaeng-baeng: Cek Harga, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Dengan adanya program ini, diharapkan warga Maros bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih ringan di bulan Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




