Rabu, 19 Maret 2025 15:51

Mudik Lebaran 2025, 660 Ribu Penumpang Diprediksi Memadati Bandara Sultan Hasanuddin

Editor : Redaksi
Penulis : Rahmat Hidayat
Arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025 diprediksi akan mencapai angka yang signifikan, dengan sekitar 660 ribu penumpang diperkirakan akan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. @Jejakfakta/Nurdin Amir
Arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025 diprediksi akan mencapai angka yang signifikan, dengan sekitar 660 ribu penumpang diperkirakan akan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. @Jejakfakta/Nurdin Amir

Ada permintaan untuk ekstra penerbangan dari tiga maskapai besar, yakni Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air. Rute terbanyak yang diminta adalah Jakarta, yang mencapai sekitar 50 persen dari total permintaan ekstra flight.

Jejakfakta.com, MAROS – Arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025 diprediksi akan mencapai angka yang signifikan, dengan sekitar 660 ribu penumpang diperkirakan akan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Lonjakan jumlah penumpang ini diperkirakan terjadi mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Taufan Yudhistira, Head of Stakeholder Relation Departemen Bandara Sultan Hasanuddin, mengungkapkan bahwa prediksi ini menunjukkan peningkatan sekitar 3 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

"Kami perkirakan ada sekitar 660 ribu penumpang selama periode mudik lebaran kali ini, dan angka ini menunjukkan adanya kenaikan sekitar 3 persen dibandingkan dengan tahun lalu," jelas Taufan, dikutip Sindo Sulsel, Rabu (19/3/2025).

Baca Juga : Bupati Gowa Serukan Tabayyun di Era Informasi, Halal Bihalal Kemenag Jadi Momentum Perkuat Harmoni

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Bandara Sultan Hasanuddin telah menyiapkan berbagai langkah. Salah satunya dengan mendirikan posko Angkutan Lebaran 2025 yang kali ini akan berlokasi di dua titik, yakni di Area Keberangkatan dan Area Kedatangan.

Posko ini dirancang untuk memberikan berbagai layanan penting bagi para penumpang, seperti informasi data trafik penumpang, prakiraan cuaca, pengamanan, serta layanan kesehatan.

Taufan menjelaskan bahwa untuk memastikan kelancaran arus mudik, sebanyak 975 personel akan bersiaga di bandara selama periode tersebut. “Kami sudah menyiapkan tim yang akan bekerja optimal demi kenyamanan dan keamanan para penumpang,” tambahnya.

Baca Juga : Tinjau Pos Operasi Ketupat 2026, Bupati Irwan Pastikan Arus Mudik Aman dan Nyaman di Luwu Timur

Meski begitu, Taufan mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Ramadan, pergerakan penumpang belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.

"Saat ini, rata-rata pergerakan penumpang per hari sekitar 24 ribu orang, dengan rute yang paling ramai antara lain Jakarta, Surabaya, dan Kendari," ungkap Taufan.

Di tengah persiapan tersebut, telah ada permintaan untuk ekstra penerbangan dari tiga maskapai besar, yakni Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air. Rute terbanyak yang diminta adalah Jakarta, yang mencapai sekitar 50 persen dari total permintaan ekstra flight.

Baca Juga : Wawali Makassar Buka Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan, Pastikan Pemudik Aman dan Sehat

Salah satu penumpang, Istita’atun Arzakiyati, mengungkapkan alasannya memilih mudik lebih awal. Ia memanfaatkan diskon tiket hingga 50 persen, yang membuatnya bisa membeli tiket dengan harga lebih terjangkau.

"Biasanya harga tiket bisa mencapai Rp1,6 juta, tapi dengan diskon, sekarang saya hanya perlu membayar sekitar Rp800 ribu," katanya.

Istita’atun yang akan terbang ke Lombok ini pun menambahkan, "Tiket yang lebih murah dan liburan yang tepat waktunya membuat saya memutuskan untuk berangkat lebih awal."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#mudik lebaran #Idul Fitri 2025 #Lonjakan Penumpang #arus mudik #Bandara Sultan Hasanuddin
Youtube Jejakfakta.com