Kamis, 24 April 2025 18:57

UPT SMAN 6 Lutim Gandeng Dinsos P3A Sosialisasi Anti Bullying dan Narkoba

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
UPT SMAN 6 Kabupaten Luwu Timur (Lutim) kerjasama Dinsos P3A Lutim Sosialisasi Anti Bullying dan Narkoba di aula pertemuan sekolah, Kecamatan Angkona, Kamis (24/05/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
UPT SMAN 6 Kabupaten Luwu Timur (Lutim) kerjasama Dinsos P3A Lutim Sosialisasi Anti Bullying dan Narkoba di aula pertemuan sekolah, Kecamatan Angkona, Kamis (24/05/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Pihak sekolah dapat membentuk tim pencegahan kekerasan, bullying/perundungan di sekolah menjadikan ‘Sekolah Ramah Anak’ sehingga siswa siswi merasa aman dan nyaman.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR - UPT SMAN 6 Kabupaten Luwu Timur (Lutim) gandeng Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Lutim dalam rangka kegiatan Sosialisasi Anti Bullying dan Narkoba.

Sosialisasi tersebut berlangsung di aula pertemuan sekolah, Kecamatan Angkona, Kamis (24/05/2025).

Kegiatan itu dilaksanakan untuk mencegah terjadinya perilaku bullying atau perundungan di lingkungan sekolah SMAN 6 Lutim, dengan menghadirkan Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Perlindungan Perempuan dan Anak (KG-PPA), Masrura.

Baca Juga : Bupati Gowa Kerahkan 654 Personel Satpol PP, Fokus Jaga Wilayah dari Narkoba dan Geng Motor

Wakil Kepala Sekolah Sarana dan Prasarana, Hartono menjelaskan, kegiatan anti bullying dan narkoba dilakukan agar tidak beredar di kalangan sekolah.

“Tujuannya agar bagaimana bullying dan narkoba tidak beredar di kalangan siswa, khususnya di UPT SMAN 6 Lutim,” jelas Hartono.

Sementara Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Perlindungan Perempuan dan Anak (KG-PPA), Masrura saat membawakan materi menyampaikan agar para siswa lebih meningkatkan kepercayaan diri agar tidak terjadi bullying pada diri sendiri.

Baca Juga : Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Lutim Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan

“Untuk mencegah terjadinya bullying pada diri sendiri dan orang lain, hal yang penting dilakukan adalah dengan tidak merespon secara berlebihan ketika kita dibully oleh orang lain, meningkatkan kepercayaan diri dan tidak lemah dihadapan orang lain, sehingga mereka tidak bisa membullying diri kita,” jelasnya.

Ia juga menambahkan agar pihak sekolah bisa membentuk tim untuk mencegah terjadinya bullying atau penggunaan narkoba di lingkungan sekolah.

“Selain itu, pihak sekolah agar dapat membentuk tim pencegahan kekerasan, bullying/perundungan di sekolah menjadikan ‘Sekolah Ramah Anak’ sehingga siswa siswi merasa aman dan nyaman untuk bersekolah dan dapat berprestasi,” pesannya.

Baca Juga : Hadiri Paripurna DPRD, Wabup Puspawati Pastikan Penyertaan Modal Perumdam Transparan

“Dengan berkurangnya kekerasan pada anak, maka Luwu Timur menjadi Kabupaten Layak Anak yg lebih maju dan semakin sejahtera,” pungkas Masrura.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Narkoba #SMAN 6 Lutim #pencegahan kekerasan #Pemkab Lutim
Youtube Jejakfakta.com