Senin, 02 Januari 2023 23:27

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Perkara Perselisihan Komisioner KPU Pangkep

Editor : Herlina
Kantor KPU Pangkajene Kepulauan (Pangkep) (Dok. KPU Pangkep)
Kantor KPU Pangkajene Kepulauan (Pangkep) (Dok. KPU Pangkep)

Pihak KPU Sulsel, meminta agar semua pihak menahan diri untuk tidak bersikap emosional. Dan saat ini, KPU Pangkep sedang disorot terkait dugaan manipulasi hasil verifikasi parpol, yang sudah disidangkan di Bawaslu Sulsel.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Pangkajene Kepulauan (Pangkep) Inspektur Satu (Iptu) La Ode M Jefri mengungkapkan, penyidik Reskrim Polres Pangkep tengah memeriksa sejumlah saksi terkait adu fisik antara dua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkep.

"Bahkan kedua komisioner tersebut, juga saling lapor ke polisi," ungkap Jefri, Senin (2/1).

Menurutnya, kejadian di Kantor KPU Pangkep yaitu dua komisioner KPU bersitegang, berujung pada laporan Aminah ke Polres Pangkep.

Baca Juga : Peringatan HUT ke-66 Pangkep: Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan

Karena salah satu komisioner KPU, Aminah harus ke klinik untuk meminta visum lantaran mengalami luka pada

pelipisnya. "Hasil visum di Rumah Sakit Batara Siang Pangkep itu lah menjadi dasar laporan polisi," kata Jefri.

Sebagai langkah antisipasi dan proses mediasi pihak KPU Sulsel, dipimpin Ketua KPU Faisal Amir dan komisioner KPU Sulsel Divisi Hukum, Upi Hastati, sudah mendatangi KPU Pangkep dan meminta agar semua pihak menahan diri untuk tidak bersikap emosional.

Baca Juga : Pemkab Pangkep Resmi Gunakan KKI, Dorong Transaksi Non Tunai

Melalui rekaman suaranya Rohani menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pangkep, juga kepada Aminah dan komisioner KPU Pangkep beserta jajaran staf, dengan menyebutkan bahwa tidak ada maksud dirinya melakukan penganiayaan.

 "Semata-mata sikap refleks dan karena merasa tidak dihargai permintaan soft file berita acara yang dipegang Aminah selalu menolak diserahkan kepada komisioner lain, sedangkan KPU Pangkep sudah menjadi berita nasional terkait hasil verifikasi Parpol," kilah Rohani.

Kronologis kejadiannya, dimulai saat adanya perbedaan sikap terhadap hasil verifikasi partai politik (Parpol). Aminah Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, yang disebut enggan menyerahkan dile berita acara hasil verifikasi parpol calon peserta pemilu, karena tidak bawa laptop dan sudah menyerahkan dokumen fisik.

Baca Juga : Kado Spesial HUT Pangkep ke-66: 66 Pasangan Resmi Menikah, Bupati Jadi Wali Nikah

Rohani Komisioner KPU Divisi Perencaan Data dan Informasi, saat rapat pleno rutin pun merasa tidak dihargai, termasuk dia melihat Aminah tidak menghormati Ketua KPU Pangkep saat menyinggung juga soal file berita acara verifikasi parpol peserta Pemilu 2024, yang disikapi dengan Aminah memukul meja dan memecahkan vas bunga, dan mengeluarkan suara dengan lantang.

Merasa diintimidasi, Rohani lantas spontan menarik vas bunga dan melemparkannya ke tembok. Namun naas, Aminah malah berdiri disaat yang bersamaan sehingga mengenai pelipisnya.

Rohani pun mengaku menyesal dan tidak bermaksud melemparkan kepada korban dengan maksud melukai, terlebih katanya, Aminah itu seperti saudara sendiri. "Hanya

Baca Juga : Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Pangkep Targetkan Nol Kematian Ibu dan Bayi

emosi sesaat yang tak dibayangkannya akan melukai korban. Juga sikapnya lebih karena merespon sikap Aminah yang saat rapat pleno internal terkesan mengintimidasi komisioner lain dalam ruang rapat," akunya.

Rohani menegaskan, dirinya tersinggung karena sikap Aminah terkesan menyembunyikan berita acara, sementara pihak KPU Pangkep sedang disorot terkait dugaan manipulasi hasil verifikasi parpol di Pangkep, dan sudah disidangkan di Bawaslu Sulsel. (**)

Baca Juga : Tiga Penghargaan dari Gubernur Sulsel: Bukti Nyata Kesejahteraan Rakyat Pangkep Mulai Terasa

Baca Juga : Tiga Penghargaan dari Gubernur Sulsel: Bukti Nyata Kesejahteraan Rakyat Pangkep Mulai Terasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#KPU #Komisi Pemilihan Umum #Pangkep #Sulsel #Verifikasi #Bawaslu #Partai Politik #Parpol #Pemilu
Youtube Jejakfakta.com