Jejakfakta.com, BULUKUMBA – Lonjakan wisatawan domestik memadati kawasan Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, selama libur panjang akhir Mei. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah menikmati pasir putih dan panorama laut di destinasi unggulan Sulawesi Selatan ini.
Namun, meningkatnya jumlah wisatawan menyebabkan kepadatan kendaraan dan aktivitas pedagang kaki lima, yang berdampak pada ketidakteraturan parkir dan penataan lapak. Kondisi ini dikhawatirkan mengurangi kenyamanan pengunjung.

Merespons situasi tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, turun langsung ke lapangan. Didampingi Dinas Perhubungan dan Satpol PP, ia melakukan edukasi kepada pelaku UMKM dan pedagang kaki lima, serta membantu menata area parkir agar lebih tertib.
Baca Juga : 30 Finalis Adu Pesona dan Gagasan, Luwu Timur Siapkan Duta Wisata 2026 yang Adaptif Digital
"Kita semua punya peran dalam menjaga citra pariwisata Bulukumba. Kalau kawasan wisata bersih dan tertata, wisatawan akan betah dan ingin kembali," ujar Herfida saat menyapa pelaku usaha di Tanjung Bira.
Herfida mendorong pelaku UMKM untuk aktif menjaga kebersihan dan kerapian area jualannya. Menurutnya, kawasan yang tertib tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Upaya tersebut mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Banyak yang menyadari bahwa lingkungan yang bersih dan teratur meningkatkan daya tarik wisata serta potensi pendapatan mereka.
Baca Juga : Dari Halal Bihalal KKS, Munafri Gaungkan Kolaborasi untuk Kemajuan Makassar
Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal, Tanjung Bira diharapkan terus tumbuh sebagai destinasi wisata yang nyaman, indah, dan berkelanjutan.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




