Jejakfakta.com - PANGKEP - Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, melakukan monitoring pertanaman padi musim tanam II di Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sabtu (14/6/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), Kepala Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani setempat.

Dalam kunjungannya, Tamsil Linrung dan Bupati Pangkep terlibat diskusi langsung dengan petani dan penyuluh pertanian mengenai perkembangan pertanian di wilayah tersebut.
Baca Juga : Pangkep Pertahankan Opini WTP ke-15 Kali, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah
Usai memantau langsung kondisi pertanian, Tamsil Linrung mengungkapkan apresiasinya atas luasnya lahan pertanian di Pangkep serta produktivitasnya yang mencapai tiga kali panen dalam setahun.
"Saya kira, ini aman untuk ketahanan pangan dan swasembada pangan. Nanti kami sampaikan ke Menteri Pertanian dan Bapak Presiden yang sangat serius dengan isu ketahanan pangan dan energi," ujarnya.
"Saya juga mengapresiasi Bupati yang menjamin ketersediaan lahan dan mendukung petani dalam pengembangan pertanian, termasuk sektor lainnya," tambahnya.
Baca Juga : Dianugerahi Satyalancana Wira Karya, Bupati Pangkep: Terima Kasih Bapak Presiden Prabowo
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Andi Sadda, menyampaikan bahwa target Indeks Pertanaman (IP) 200 tahun ini seluas 14 ribu hektar.
Ia optimis target tersebut akan tercapai, bahkan terlampaui, berkat dukungan cuaca yang mendukung serta bantuan pompa dan irigasi dari Kementerian Pertanian.
"Tahun sebelumnya hanya 12 ribu hektar. Tahun ini meningkat menjadi 14 ribu hektar dari total luas lahan 16 ribu hektar. Sisanya ditanami palawija," jelasnya.
Baca Juga : Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Maknai Iduladha dengan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Sebanyak 14 ribu hektar lahan pada Musim Tanam II ditanami padi varietas Inpari 32, yang dibagikan kepada sekitar 900 kelompok tani di Kabupaten Pangkep. Bibit padi tersebut merupakan bantuan APBN sebanyak 275 ton, dengan alokasi 25 kg per hektar berdasarkan luas lahan masing-masing kelompok tani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




