Kamis, 26 Juni 2025 14:02

Pemkab Lutim dan BPS Gelar FGD Penguatan Statistik Sektoral Tahun 2025

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Dinas Kominfo-SP Luwu Timur bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkuat statistik sektoral tahun 2025, di Aula Bapelitbangda, Kamis (26/6/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Dinas Kominfo-SP Luwu Timur bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkuat statistik sektoral tahun 2025, di Aula Bapelitbangda, Kamis (26/6/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Kolaborasi lintas OPD dorong integrasi data menuju Satu Data Indonesia.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkuat statistik sektoral tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bapelitbangda, Kamis (26/6/2025), dan dibuka secara resmi oleh Plt. Kadis Kominfo-SP, Muhammad Safaat DP, mewakili Bupati Luwu Timur.

FGD ini sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam rangka pembinaan statistik sektoral di lingkungan Pemkab Lutim.

Dalam sambutannya, Muhammad Safaat menekankan pentingnya sinergi lintas OPD dalam menghasilkan data sektoral yang berkualitas, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyebut bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis menyatukan visi dan misi dalam penyelenggaraan statistik sektoral di daerah.

Baca Juga : Bupati Irwan Hadiri Grand Final Duta Wisata Lutim 2026, Ini Daftar Juaranya

“Kolaborasi bukan sekadar kata, tapi kebutuhan dan kewajiban. Data dari satu OPD bisa menjadi input bagi OPD lainnya. Kita perlu membangun ekosistem data yang saling melengkapi,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mendorong setiap OPD untuk aktif mengidentifikasi tantangan, merumuskan solusi inovatif, serta menyusun SOP bersama guna menjamin konsistensi dan keandalan data.

Sementara itu, Kepala BPS Luwu Timur, Muh Husri Hatta, menyoroti pentingnya penyelarasan konsep dan definisi data antarinstansi guna menghindari ketidaksesuaian analisis.

Baca Juga : Luwu Timur Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik, Gandeng Swasta Bangun Charging Station

“Penyeragaman konsep data menjadi penting agar tidak terjadi perbedaan antara data BPS dan OPD. Inilah esensi dari pembinaan statistik sektoral,” tegasnya.

Husri juga menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari komitmen BPS untuk menciptakan sistem data yang akurat dan terstruktur. Salah satu bentuk kolaborasi konkret yang telah dilakukan adalah pengembangan dashboard data sektoral “Pande Lutik” bersama Diskominfo-SP.

Ia berharap, kolaborasi ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi mampu membawa perubahan nyata dalam tata kelola data, terutama menjelang evaluasi tahunan oleh Kementerian terkait penghargaan Pembinaan Statistik Sektoral (PSS).

Baca Juga : Bupati Irwan Hadiri HUT Emas Gereja Kibaid Wawondula, Siapkan Dukungan untuk Pembangunan Rumah Ibadah

Kegiatan FGD diisi dengan paparan dari tim BPS dan dilanjutkan diskusi bersama peserta dari berbagai OPD, antara lain Bapelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, RSUD I Lagaligo, dan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#statistik sektoral #pemkab luwu timur #BPS Lutim #FGD statistik #satu data indonesia #Kominfo Lutim #data sektoral #dashboard Pande Lutik #OPD Lutim #Pembinaan Statistik Sektoral
Youtube Jejakfakta.com