Ahad, 20 Juli 2025 16:02

Warga Mula Baru dan Tamalalang Tolak Pembangunan Insinerator PT SUS, WALHI Desak Pemerintah Hentikan Proyek

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Spanduk warga dari Kampung Mula Baru dan Tamalalang, Kecamatan Tamalanrea, menolak rencana pembangunan insinerator Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa/PSEL) oleh PT Sarana Utama Energy (PT SUS). @Jejakfakta/Istimewa
Spanduk warga dari Kampung Mula Baru dan Tamalalang, Kecamatan Tamalanrea, menolak rencana pembangunan insinerator Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa/PSEL) oleh PT Sarana Utama Energy (PT SUS). @Jejakfakta/Istimewa

Fadli: Insinerator bukan solusi ramah lingkungan karena menghasilkan polutan berbahaya seperti dioksin dan furan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Ratusan warga dari Kampung Mula Baru dan Tamalalang, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pembangunan insinerator Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa/PSEL) oleh PT Sarana Utama Energy (PT SUS).

Penolakan itu disampaikan dalam pertemuan kedua yang digelar di Masjid Nurul Da’wah Islamiyah pada Minggu (20/07/2025), dan dihadiri perwakilan kecamatan, konsultan perusahaan, serta masyarakat terdampak.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PT SUS melakukan sosialisasi lanjutan terkait proyek. Namun, warga secara kolektif menolak pembangunan PLTSa dan menandatangani surat pernyataan penolakan yang menyuarakan kekhawatiran terhadap dampak kesehatan, pencemaran udara, dan penurunan kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga : 6 Bulan Pascatumpahan Minyak PT Vale, WALHI Ungkap Pencemaran Capai 19 Km dan Tuntut Akuntabilitas

“Kekhawatiran kami akan ada dampak negatif yang akan kami rasakan dan anak cucu kami, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Lokasi pembangunan sangat dekat dengan permukiman kami,” tulis warga dalam pernyataan tersebut.

Warga juga menyoroti jarak proyek yang berdekatan dengan fasilitas pendidikan, termasuk SMA Negeri 6 Makassar, yang dinilai meningkatkan potensi risiko bagi anak-anak dan kegiatan belajar mengajar. 

“Kami takut asap atau racun pembakaran sampah masuk ke rumah atau sekolah. Kami tidak mau keluarga kami sakit,” jelas Eyang, salah satu warga yang menyatakan kekhawatirannya.

Baca Juga : Warga Tolak Tambang Emas di Enrekang, Justru Diperiksa Polisi

Surat penolakan disampaikan kepada pemerintah, termasuk kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dengan harapan agar proyek dipindahkan ke lokasi yang lebih aman bagi masyarakat.

Sebelumnya, warga juga mengikuti pertemuan serupa yang dinilai tidak transparan karena tidak melibatkan semua pihak. Mereka menolak diadakannya pertemuan lanjutan dan menyatakan bahwa segala bentuk upaya sosialisasi tidak akan mengubah sikap mereka yang telah bulat menolak proyek tersebut.

WALHI Desak Pemerintah Hentikan Proses Perizinan

Baca Juga : WALHI Sulsel Konsolidasikan Pecinta Alam, Dorong Gerakan Advokasi Lingkungan yang Lebih Kuat

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan turut menyatakan penolakan terhadap pembangunan PLTSa oleh PT SUS. Kepala Divisi Transisi Energi WALHI Sulsel, Nurul Fadli Gaffar, menyebutkan bahwa proyek ini cacat prosedur karena tidak transparan, tidak partisipatif, dan mengabaikan hak warga untuk lingkungan yang sehat.

“Proyek ini cacat sejak awal. Pemerintah seharusnya melindungi rakyat, bukan memaksakan proyek yang jelas-jelas ditolak warga,” tegas Fadli.

Menurut WALHI, insinerator bukan solusi ramah lingkungan karena menghasilkan polutan berbahaya seperti dioksin dan furan, yang bersifat karsinogenik dan berdampak jangka panjang terhadap kesehatan dan lingkungan.

Baca Juga : Walhi Sulsel Soroti Pengadaan Insinerator Mini di Makassar, Desak Penghentian Operasi Sementara

“Zat ini bisa menyebabkan kanker, gangguan hormon, dan kerusakan sistem kekebalan. Dampaknya sangat serius, terutama bagi anak-anak,” jelas Fadli.

WALHI mendesak agar seluruh proses perizinan, termasuk AMDAL dan persetujuan lingkungan, dihentikan secara permanen. Organisasi ini juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi warga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pembangunan insinerator #PT SUS #Walhi Sulsel #PLTSa #PSEL #pencemaran lingkungan #Mula Baru #insinerator berbahaya #dioksin #furan #kesehatan lingkungan
Youtube Jejakfakta.com