Jejakfakta.com, MAKASSAR — Camat Makassar, Husni Mubarak, turut mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam kegiatan Launching Penyerahan Baju Sekolah Gratis bagi siswa SD dan SMP se-Kota Makassar.
Acara ini berlangsung di halaman SD Negeri Lariangbangi 1 dan SMP Negeri 46 Makassar, Kelurahan Lariangbangi, Kecamatan Makassar, Senin (21/7/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifli, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman.
Baca Juga : Kabut Asap Selimuti Makassar, Penggunaan Obat Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Naik 80 Persen

Sebagai pejabat wilayah setempat, Camat Husni Mubarak menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung pendidikan yang merata dan inklusif.
“Kami di tingkat kecamatan siap mengawal pelaksanaan program ini, agar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Husni di sela acara.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam sambutannya menegaskan bahwa program seragam gratis bukan hanya bentuk bantuan material, tetapi bagian dari strategi besar Pemkot dalam pemerataan pendidikan dan pengurangan beban ekonomi keluarga.
Baca Juga : Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Solusi dan Antisipasi Musim Hujan di Makassar
“Ini bukan hanya soal baju, ini tentang keadilan akses pendidikan. Pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak kita bisa sekolah tanpa terbebani oleh biaya pakaian,” jelas Munafri.
Ia juga mengumumkan kebijakan pemakaian seragam sekolah yang diatur dari Senin hingga Kamis, dengan Jumat diberikan kelonggaran menggunakan pakaian olahraga atau pakaian bebas yang sopan—tanpa kewajiban membeli pakaian tambahan.
Lebih lanjut, Munafri menyoroti persoalan ketimpangan daya tampung antar sekolah dan mengungkap rencana pembangunan enam ruang kelas baru serta peningkatan kompetensi guru demi pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Raih Grand Baznas Award 2026, Targetkan Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional
Kepada para guru dan kepala sekolah, Wali Kota menekankan pentingnya profesionalisme dan inovasi dalam mendidik.
“Kami bangga jika guru-guru viral karena prestasi dan inovasi pembelajaran, bukan karena hal-hal yang tak mendidik,” tegasnya.
Program ini diharapkan menjadi awal dari lompatan besar dalam meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan di Kota Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



