Ahad, 27 Juli 2025 09:02

LONTARA+ Resmi Diluncurkan: Super Apps Makassar untuk Layanan Tiket Stadion hingga Urus KTP

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, saat pelaucuran aplikasi LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar) versi 1.0, sebuah Super Apps di depan Monumen Mandala, di Jalan Jendral Sudirman, Minggu (27/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, saat pelaucuran aplikasi LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar) versi 1.0, sebuah Super Apps di depan Monumen Mandala, di Jalan Jendral Sudirman, Minggu (27/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Dara Nasution: LONTARA+ bukan hanya aplikasi layanan warga, tetapi juga alat manajemen kota.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar secara resmi meluncurkan aplikasi LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar) versi 1.0, sebuah Super Apps yang menjadi platform terpadu untuk seluruh layanan publik di Kota Makassar.

Peluncuran ini berlangsung di depan Monumen Mandala, di Jalan Jendral Sudirman, Minggu (27/7/2025) yang dihadiri oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Melinda Aksa Mahmud, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan media dan tim ahli Pemkot Makassar.

Apa Itu LONTARA+?

Baca Juga : Di Hadapan DPR RI, Munafri Tawarkan Smart Greenhouse IoT sebagai Solusi Ketahanan Pangan Kota Makassar

LONTARA+ dirancang sebagai aplikasi unggulan (flagship) Pemkot Makassar untuk periode 2025–2030 dan kini sudah bisa diunduh melalui Google Play Store. Aplikasi ini mengintegrasikan lebih dari 358 aplikasi layanan publik milik SKPD ke dalam satu platform digital yang ringan, cepat, dan mudah digunakan.

Menurut Dara Nasution, Tim Ahli Pemkot Makassar, LONTARA+ hadir untuk mengatasi permasalahan aplikasi yang tersebar dan tidak terhubung. “Visinya adalah satu aplikasi terpadu untuk seluruh layanan publik Kota Makassar. Kami tidak ingin warga harus mengunduh banyak aplikasi berbeda,” ujarnya.

Tiga Nilai Utama: Inklusif, Cepat, Mudah

Baca Juga : Makassar Kian Mendunia, Jadi Pusat Kolaborasi Ilmiah Radiologi Kedokteran Gigi Internasional

Dara memaparkan bahwa LONTARA+ dikembangkan berdasarkan tiga nilai utama, yaitu:

1. Inklusivitas dan keterjangkauan – Ramah bagi semua kalangan, termasuk pengguna non-digital seperti lansia.

2. Kecepatan – Memotong rantai antrean layanan publik yang selama ini menyulitkan warga.

Baca Juga : PIP Makassar Hibahkan Aset Strategis untuk Percepat Pembangunan Stadion Untia

3. Kemudahan – Menyederhanakan prosedur administrasi seperti pengurusan KTP, KK, dan akta kelahiran.

Dara Nasution, Tim Ahli Pemkot Makassar, saat memberikan penjelasan terkait aplikasi layanan publik Lontara+ di depan Monumen Mandala, Minggu (27/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Berbasis Riset dan Melayani 7 Segmen Warga

Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Susun Formula Baru TPP ASN dan Gaji PJLP Berbasis Beban Kerja

Pengembangan LONTARA+ diawali dengan riset, survei publik, dan FGD yang memetakan tujuh segmen pengguna utama:

  • Pelajar/Mahasiswa (The Adaptive Learner)
  • Tenaga Pendidik (The Efficient Educator)
  • Ibu Rumah Tangga (The Hands-On Homemaker)
  • Karyawan Swasta (The Task-Oriented Worker)
  • Freelancer (The Flexible Achiever)
  • Pengusaha (The Resilient Entrepreneur)
  • Lansia/Non-digital User (The Determined Elder)

Setiap segmen tersebut memiliki kebutuhan layanan yang berbeda, mulai dari administrasi kependudukan, bantuan sosial, hingga pembelian tiket stadion.

Fitur Layanan untuk Warga dan Data untuk Pemerintah

Baca Juga : Dari 10 Besar Menuju 5 Pimpinan, Baznas Makassar Cari Figur Amanah dan Profesional

Selain memudahkan warga, aplikasi ini juga membantu ASN dan SKPD memantau data layanan secara real-time, seperti jumlah permohonan, waktu proses, dan jenis layanan terpopuler. LONTARA+ juga menjadi sistem manajemen kota berbasis data yang mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat.

“LONTARA+ bukan hanya aplikasi layanan warga, tetapi juga alat manajemen kota,” tegas Dara.

Simbol Transformasi Digital Kota Makassar

LONTARA+ merupakan bagian dari visi besar program Sapta MULIA Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar untuk menciptakan tata kelola kota yang cerdas, terbuka, dan partisipatif.

Untuk menumbuhkan rasa memiliki, Pemkot Makassar juga menggelar kompetisi "Kasih Nama APSTA" dengan ribuan partisipan. Nama LONTARA+ akhirnya terpilih dari usulan Andi Muhammad Alifrahman, yang dipilih karena merepresentasikan nilai lokal dan makna inklusif.

Pemkot Makassar akan melakukan sosialisasi berkelanjutan selama setahun agar seluruh warga, termasuk yang belum akrab dengan teknologi, dapat menggunakan aplikasi ini secara optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Lontara+ #Super Apps Makassar #Aplikasi Layanan Publik #Pemkot Makassar #Digitalisasi Pemerintahan #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #KTP Online #Tiket Stadion #Dara Nasution
Youtube Jejakfakta.com