Jumat, 01 Agustus 2025 18:16

Pemkot Makassar Fokus Tata Lingkungan Terintegrasi, Targetkan Adipura Lewat 100.000 Biopori

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Munafri Arifuddin, saat memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi teknis bersama SKPD dan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi-Maluku (Pusdal LH SUMA), di Balai Kota Makassar pada Jumat (1/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makasssar
Wali Kota Munafri Arifuddin, saat memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi teknis bersama SKPD dan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi-Maluku (Pusdal LH SUMA), di Balai Kota Makassar pada Jumat (1/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makasssar

Jalur pedestrian akan dibenahi agar kendaraan menyesuaikan dengan hak pejalan kaki.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat kebersihan kota dan tata kelola lingkungan hidup secara menyeluruh, sebagai bagian dari persiapan menuju penghargaan Adipura. Hal ini disampaikan Wali Kota Munafri Arifuddin dalam rapat koordinasi teknis bersama SKPD dan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi-Maluku (Pusdal LH SUMA).

Dalam rapat yang digelar di Balai Kota Makassar pada Jumat (1/8/2025), Wali Kota Munafri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengelolaan lingkungan hidup, dari tingkat SKPD hingga RT dan RW.

"Kita tidak bisa lagi berjalan dengan ego sektoral. Adipura bukan lagi seremoni. Ini soal pembuktian nyata bahwa Makassar bersih dan tertata," tegas Munafri.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Buka Workshop APEC Pengelolaan Kesehatan Anak

Ia menyebut, Makassar kini masuk dalam radar evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sehingga butuh langkah konkret, terukur, dan kolaboratif.

Program Prioritas: 100.000 Biopori dan Maggot Farming

Pemkot Makassar menggulirkan program “100.000 Biopori untuk Makassar” guna meningkatkan daya serap air dan mengurangi limbah organik dari sumbernya. Setiap RT diwajibkan membuat biopori, memiliki Eco Enzyme, unit proses sampah, dan budidaya maggot.

Baca Juga : Pemkot Terima Aspirasi Warga, 400 KK Terdampak, PSU Perumahan GMTD Tak Kunjung Diserahkan

Wali Kota juga menargetkan pertumbuhan bank sampah dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) di seluruh kecamatan.

"Petugas penyapu jalan akan dilibatkan langsung dalam pemeliharaan biopori, terutama di jalur-jalur utama kota," jelasnya.

Tak hanya pengelolaan sampah, Pemkot juga menata ulang taman kota dengan skema kerja sama pihak ketiga. Selain itu, jalur pedestrian akan dibenahi agar kendaraan menyesuaikan dengan hak pejalan kaki.

Baca Juga : Padel Qu dan Mye Lounge Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Dukung Sport Tourism

Kepala Pusdal LH SUMA, Dr. Azri Rasul, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan mulai dari hulu hingga hilir. Menurutnya, sektor-sektor seperti perhotelan, rumah sakit, sekolah, dan industri harus mampu mengelola sampahnya secara mandiri.

"Jika sampah bisa selesai di sumber, maka tidak membebani TPA. Ini kunci penilaian Adipura," katanya.

Pusdal LH SUMA juga telah membentuk tim identifikasi lapangan bersama kecamatan untuk menginventarisasi praktik pengelolaan sampah warga, usaha, dan institusi.

Baca Juga : PERBANAS Sulsel Salurkan CSR Booth Portable, Munafri Tekankan Pemberdayaan UMKM

Target pengelolaan mandiri sampah ditetapkan minimal 51,2%, yang mencakup bank sampah, TPS3R, kompos rumah tangga, dan budidaya maggot.

Wali Kota Munafri menegaskan, keberhasilan tata kelola lingkungan tidak bisa hanya bertumpu pada Dinas Lingkungan Hidup atau pemerintah pusat, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

"Kalau kita kompak dan punya komitmen, insya Allah Makassar bisa lebih bersih dan berdaya," pungkasnya.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Ajak Alumni SMADA Solid Berkontribusi Bangun Makassar

Rapat ini menjadi tonggak awal strategi kolaboratif Pemkot Makassar untuk membangun kota yang sehat, hijau, dan siap bersaing dalam program Adipura nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Adipura #pengelolaan sampah #biopori #Eco Enzyme #maggot #Taman Kota #Munafri Arifuddin #bank sampah #TPS3R #Kebersihan Kota #Lingkungan HIdup
Youtube Jejakfakta.com