Selasa, 10 Januari 2023 15:14

Kasus Pembunuhan Anak SD di Makassar, Anggota DPRD Minta Pelaku Dijerat Hukuman Mati

Editor : Ilham Mangenre
Penulis : Agass
Sekretaris Komisi A DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir.
Sekretaris Komisi A DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir.

Sekretaris Komisi A DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir mengaku mengapresiasi jajaran kepolisian yang berhasil mengungkap kasus dan menangkap dua pelaku pembunuhan tersebut.

Makassar, jejakfakta.com - Kasus pembunuhan anak dibawah umur yang berhasil diungkap jajaran kepolisian Unit Reskrim Polsek Panakukang, Selasa (10/1/2023) dini hari tadi, mendapat apresiasi dari anggota DPRD Makassar. 

Sekretaris Komisi A DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir mengaku mengapresiasi jajaran kepolisian yang berhasil mengungkap kasus dan menangkap dua pelaku pembunuhan tersebut. 

"Sebagai wakil rakyat, saya memberikan apresiasi sebesar besarnya dan mewakili masyarakat berterimakasih kepada aparat hukum yang sigap dan berhasil mengunkap dan menangkap pelaku dalam waktu yang tidak terlalu lama. Karena perbuatan yang keji hingga menghilangkan nyawa, saya berharap pelaku dijerat hukuman mati," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar ini. 

Baca Juga : Anggota DPRD Makassar Hadirkan Indira Yusuf Ismail sebagai Pemateri Sosialisasi Perda Pendidikan

Unit Reskrim Polsek Panakkukang menangkap Faisal (18) dan Adrian (17), dua tersangka  penculikan sekaligus pelaku pembunuhan anak di bawah umur bernama Muhammad Fadli Sadewa. 

Kedua pelaku adalah siswa SMA di Kota Makassar.

Korban ditemukan tak bernyawa di bawah jembatan di Jl Inspeksi PAM Timur Waduk Nipa-Nipa, Kecamatan Moncongloe, Maros, Senin (9/1/2023).

Baca Juga : Kominfo Blokir 7 Situs dan 5 Grup Media Sosial Berisi Konten Jual Beli Organ Tubuh Manusia

Jasad anak laki-laki kelas 5 SD kelahiran Agustus 2011 itu mengenakan baju kaos, celana pendek, dan kakinya terikat tali rafiah dengan kondisi belum membengkak dan terbungkus plastik warna hitam.

Kedua pelaku ditangkap  Jl Batua Raya 7 dan di Kompleks Kodam Lama Lorong 7, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, sekitar pukul 03 dinihari. 

Dari informasi yang beredar luas, pelaku Adrian mengaku tergiur oleh harga jual penjualan organ tubuh dalam manusia untuk mendapatkan uang. 

Baca Juga : Pantang Minta-minta, Habis Cari Duit Sadewa Masak Baru Makan

Namun pihak Polrestabes Makassar belum memastikan apa motif penculikan sekaligus pembunuhan tersebut.

"Kami tidak bisa memastikan informasi yang sudah beredar luas itu karena masih kita dalami. Paling lambat sore nanti diumumkan motifnya apa," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando kepada media.

Kini mayat korban berada di Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel ke RS Bhayangkara, Jl Mappaodang, Makassar, untuk autopsi.

Baca Juga : Saksi Mata Gemetar dan Nangis, Sempat Larang Sadewa Dengar Ajakan Pelaku

Ayah korban, Karmin, mengatakan, Sadewa panggilan akrab korban, dinyatakan hilang sejak Ahad 8 Januari 2023.

Sadewa hilang setelah dijemput remaja yang mengendarai sepeda motor di depan minimarket di Jl Batua Raya dan membuat keluarga korban panik.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Wahab Tahir #Muhammad Fadli Sadewa #Penculikan anak di Makassar #Reskrim Polsek Panakkukang #Karmin
Youtube Jejakfakta.com