Jumat, 25 Juli 2025 15:45

Bupati Gowa Dukung Kolaborasi Pemprov Sulsel untuk Percepat Penurunan Stunting

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang,  saat menghadiri peluncuran program  Aksi Stop Stunting (ASS)  di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, pada Jumat (25/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menghadiri peluncuran program Aksi Stop Stunting (ASS) di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, pada Jumat (25/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Setiap desa akan mendapatkan intervensi kepada 30 balita dan 2 ibu hamil, dengan didampingi oleh Tenaga Pendamping Gizi Desa (TPGD), kader pendamping, dan Ketua TP PKK setempat.

Jejakfakta.com, GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan dukungannya terhadap inovasi Aksi Stop Stunting (ASS) yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menurunkan angka stunting di wilayah Sulsel, termasuk Kabupaten Gowa.

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, pada Jumat (25/7/2025).

“Alhamdulillah, kita sangat konsen dalam penurunan stunting di Kabupaten Gowa. Dengan adanya inovasi ASS dari Pemprov ini tentu sangat membantu kami dalam melakukan intervensi terhadap balita yang terkena stunting,” ujar Bupati Husniah.

Baca Juga : Lepas 387 JCH Kloter Pertama, Bupati Gowa Titip Doa untuk Kemajuan Daerah

Program Diterapkan di 21 Desa/Kelurahan Gowa

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg Abd Haris Usman, mengungkapkan bahwa Program ASS akan dijalankan di 21 desa/kelurahan yang menjadi titik lokus penanganan stunting di Gowa. Setiap desa akan mendapatkan intervensi kepada 30 balita dan 2 ibu hamil, dengan didampingi oleh Tenaga Pendamping Gizi Desa (TPGD), kader pendamping, dan Ketua TP PKK setempat.

“Kami terus melakukan koordinasi agar intervensi dari Pemkab Gowa dan Program ASS tidak tumpang tindih. Kami juga telah menjalankan PMT Lokal di Puskesmas, sehingga sasaran yang telah kami intervensi tidak dimasukkan lagi dalam program ASS,” jelas Haris.

Baca Juga : Wabup Gowa Warning Pemangkasan Anggaran: Tren Turun Stunting dan Kemiskinan Bisa Terancam

Prevalensi Stunting di Gowa Menurun

Kabupaten Gowa berhasil menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan dalam tiga tahun terakhir:

  • 2022: 33%
  • 2023: 21,1%
  • 2024: 17%

ASS Targetkan 15.120 Anak di Sulsel

Baca Juga : Munafri Hadiri Silaturahmi dengan Mensos di Sulsel, Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menjelaskan bahwa program ASS akan menjangkau 15.120 anak penderita stunting di 504 desa/kelurahan se-Sulsel. Program ini didukung oleh lebih dari 1.000 kader TPGD dan 1.000 kader PKK yang akan memastikan pelaksanaan intervensi berjalan tepat sasaran.

“Akan ada template pelaksanaan termasuk jam makan dan edukasi. Kita pastikan makanan yang diberikan sampai ke anak yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, Pemprov Sulsel juga meluncurkan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) dengan mengirimkan tenaga kesehatan dan dokter spesialis ke wilayah kepulauan serta percontohan mobil ambulans berjalan yang dilengkapi fasilitas perawatan darurat.

Baca Juga : Sinergi Pemkab dan PKK Gowa Kejar Anak Zero Dose, Wabup Turun Langsung Pastikan Tak Ada yang Tertinggal

Hadir dalam Acara Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, Ketua TP PKK Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Para bupati dan walikota se-Sulawesi Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#stunting Gowa #Sitti Husniah Talenrang #Aksi Stop Stunting #Andi Sudirman Sulaiman #kesehatan anak #TP PKK #gizi anak
Youtube Jejakfakta.com