Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperkenalkan berbagai program unggulan serta potensi pariwisata Kota Makassar kepada sejumlah kepala daerah yang melakukan kunjungan kerja ke Balai Kota Makassar, Jumat (8/8/2025).
Rombongan tamu tersebut terdiri atas Wali Kota Dumai, Wakil Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Pulang Pisau, Wakil Bupati Magetan, dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir. Mereka disambut oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menjelaskan bahwa Makassar merupakan salah satu kota terbesar di kawasan timur Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa. Kota ini memiliki 15 kecamatan dan 153 kelurahan, serta ditopang oleh sektor perdagangan, jasa, dan pelabuhan besar.
Baca Juga : PIP Makassar Hibahkan Aset Strategis untuk Percepat Pembangunan Stadion Untia
Tiga Program Unggulan yang Dikenalkan
Munafri memaparkan tiga dari tujuh program prioritas Pemerintah Kota Makassar, yakni:
1. Makassar Creative Hub
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Susun Formula Baru TPP ASN dan Gaji PJLP Berbasis Beban Kerja
Berlokasi di kawasan Pantai Losari, pusat ini dibangun untuk meningkatkan keterampilan generasi muda, terutama lulusan SMA dan perguruan tinggi, agar siap kerja. Fasilitasnya meliputi kelas pelatihan, teater, dan ruang kreatif.
2. Lontara+
Sebuah aplikasi super (superapps) yang mengintegrasikan lebih dari 300 layanan digital milik Pemkot Makassar dalam satu platform. Fitur dalam aplikasi ini meliputi kanal pengaduan, sistem pembayaran, dan layanan administrasi lainnya. Meski masih dalam versi 1.0, Munafri menyebut pengembangannya dirancang untuk jangka lima tahun ke depan.
Baca Juga : Dari 10 Besar Menuju 5 Pimpinan, Baznas Makassar Cari Figur Amanah dan Profesional
3. Stadion Untia
Rencana pembangunan stadion baru untuk klub PSM Makassar di kawasan Untia, dengan kapasitas 15.000 penonton dan target penyelesaian pada 2028. Stadion ini disebut sebagai bentuk komitmen terhadap olahraga dan kebanggaan warga Makassar.
Selain pemaparan program, kunjungan kerja ini ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkot Makassar dan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam bidang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Pertukaran cenderamata antar kepala daerah juga dilakukan sebagai simbol kerja sama dan persahabatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




