Selasa, 12 Agustus 2025 12:02

Wali Kota Makassar Gagas Tim “Pandawara”, Libatkan Anak Jalanan untuk Atasi Masalah Sampah

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima audiensi bersama Ketua Harian Forum Sulsel Peduli, Andi Akmal, di Balai Kota Makassar, Selasa (12/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima audiensi bersama Ketua Harian Forum Sulsel Peduli, Andi Akmal, di Balai Kota Makassar, Selasa (12/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Forum Sulsel Peduli juga akan melaksanakan program edukasi lingkungan ke sekolah dasar dan menengah.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus menggencarkan upaya pengelolaan sampah demi mewujudkan kota “zero waste”. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menggagas pembentukan tim khusus pengelola sampah bernama “Pandawara”, yang melibatkan anak-anak jalanan, anak terlantar, dan warga kurang mampu.

Gagasan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam audiensi bersama Ketua Harian Forum Sulsel Peduli, Andi Akmal, di Balai Kota Makassar, Selasa (12/8/2025).

“Daripada mereka turun ke jalan, lebih baik mereka terlibat dalam pengelolaan sampah,” ujar Munafri.

Baca Juga : Anak Panti Asuhan di Makassar Segera Miliki Wali Sah, Pemkot dan Pengadilan Agama Gelar Sidang Terpadu

Program Pandawara bertujuan sebagai solusi dua sisi: mengatasi persoalan sampah sekaligus memberdayakan kelompok rentan agar memiliki keterampilan dan penghasilan. Mereka akan dilatih menjadi tenaga terampil dalam bidang pengelolaan sampah.

Munafri juga menegaskan targetnya untuk menjadikan Makassar sebagai kota nol sampah dalam tiga tahun ke depan. Menurutnya, pengelolaan sampah perlu didukung oleh kolaborasi lintas sektor dan pelibatan seluruh elemen masyarakat.

“Saya butuh teman-teman untuk bersama-sama melakukan ini. Mengapa harus impor, kalau kita bisa lakukan sendiri,” tegasnya.

Baca Juga : Di Atas Kapal Pinisi Warisan Dunia, Duet Munafri dan Fadly Padi Meriahkan Pelayaran Senja IGS 2026 di Laut Losari

Langkah Nyata: Tanam Pohon dan Magotisasi Sampah

Pemkot Makassar juga akan melakukan pelestarian lingkungan dengan mengembalikan tanaman endemik yang telah jarang dijumpai. Bibit pohon akan ditanam kembali di berbagai wilayah kota.

Selain itu, pengolahan sampah juga akan diarahkan pada pemanfaatan magot, yang dinilai efektif dalam mengurai sampah organik. Wali Kota menargetkan agar setiap rumah tangga di Makassar dapat mengelola sampah secara mandiri.

Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar

Forum Sulsel Peduli menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Dalam kesempatan tersebut, Andi Akmal menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Pemkot Makassar dalam menjaga kebersihan kota.

“Kehadiran kami di sini untuk menyampaikan bahwa program ini sudah berjalan dan sejalan dengan kegiatan pemerintah. Insya Allah kita akan terus bersinergi,” ungkap Andi.

Forum Sulsel Peduli juga merancang aksi “Merdeka dari Sampah” dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini akan melibatkan masyarakat dari seluruh kecamatan di Makassar.

Baca Juga : La Galigo dan Kuliner Khas Sulsel Memukau Delegasi Dunia, IGS 2026 Buka Peluang Investasi Baru untuk Makassar

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, Forum Sulsel Peduli juga akan melaksanakan program edukasi lingkungan ke sekolah dasar dan menengah.

“Edukasi sejak dini sangat penting agar generasi muda kita tumbuh dengan kesadaran menjaga lingkungan,” ujar Andi Akmal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pandawara #pengelolaan sampah #Anak jalanan #kota zero waste #Forum Sulsel Peduli #Munafri Arifuddin #Pemberdayaan Masyarakat #edukasi lingkungan #HUT RI 80
Youtube Jejakfakta.com